Mysterious new Bran Castle History

Fakta tentang Kastil Bran

G

Gargi Mallik

·5 min read

Berdiri megah di ketinggian 762 meter di atas tebing, Kastil Bran adalah objek wisata utama Rumania.

Dikelilingi oleh hutan dan lembah yang lebat dan menyeramkan, tempat ini merupakan latar yang sempurna untuk legenda Pangeran Dracula yang terkenal kejam.

Namun, Kastil Bran memiliki lebih banyak hal menarik daripada sekadar penampilannya yang menyeramkan.

Berikut sebelas fakta menarik tentang Kastil Bran yang akan mengejutkan Anda.

Sebuah Kastil dengan Sejarah Panjang

Kastil pertama di lokasi ini adalah bangunan kayu yang dibangun oleh Ksatria Teutonik pada tahun 1212, yang dikenal sebagai Dietrichstein.

Kemungkinan besar benteng ini hancur selama invasi Mongol pada tahun 1242. Benteng batu ini dibangun pada akhir abad ke-14 dan pertama kali disebutkan pada tahun 1377.

Louis I dari Hongaria mengizinkan orang-orang Sachsen dari Kronstadt (Brașov modern) untuk membangun kastil batu tersebut.

Selama berabad-abad, benteng ini memiliki berbagai fungsi militer dan strategis, terutama selama invasi Ottoman pada abad ke-15.

Kastil tersebut kini menjadi museum.

Pada tahun 2009, Kastil Bran mengalami transformasi yang signifikan.

Setelah sebelumnya dikelola oleh pemerintah Rumania, kepemilikan properti itu kembali kepada Adipati Agung Dominic dan saudara perempuannya.

Hal ini menyebabkan kastil tersebut dibuka untuk umum pada Juni 2009 sebagai museum swasta pertama di Rumania. Terkenal dengan tur Dracula-nya, kastil ini menarik pengunjung dari seluruh dunia.

Pengunjung dapat menjelajahi koleksi seni, furnitur, dan benda-benda abad pertengahan yang sangat luas.

Museum di dalam kastil tersebut memamerkan artefak yang memberikan wawasan tentang sejarah yang kaya di wilayah tersebut.

Tempat ini juga menawarkan pemandangan panorama yang menakjubkan dari Pegunungan Carpathian di sekitarnya dan lembah-lembah hijau yang subur.

Kastil Dracula?

Kastil Bran terkenal sebagai "Kastil Dracula" karena hubungannya dengan novel "Dracula" karya Bram Stoker.

Namun, tidak ada bukti bahwa Bram Stoker mengetahui tentang Kastil Bran.

Novel tersebut menggambarkan kastil Pangeran Dracula yang sebenarnya sebagai kastil yang runtuh, tetapi Kastil Bran tidak.

Penampilan kastil yang menyeramkan dan hubungannya dengan Vlad sang Penusuk, penguasa Wallachia yang brutal pada abad ke-15, mungkin menginspirasi referensi ke Dracula.

Hubungan Vlad sang Penusuk

Vlad sang Penusuk, juga dikenal sebagai Vlad III, memerintah Wallachia antara tahun 1448 dan 1477.

Ia mendapatkan julukan mengerikan itu karena menusuk musuh-musuhnya dengan tombak. Meskipun beberapa sejarawan percaya bahwa ia pernah dipenjara di Kastil Bran, hal ini telah dibantah.

Vlad sang Penusuk kemungkinan besar tidak pernah menginjakkan kaki di kastil itu.

Pemerintah Rumania telah memasarkan Kastil Bran sebagai "Kastil Dracula yang sebenarnya" sejak tahun 1970-an, memanfaatkan legenda tersebut.

Sumur di Luar Bukanlah Sumur

Salah satu fakta menarik tentang Kastil Bran adalah sumur di bagian luarnya, yang sebenarnya bukanlah sumur sungguhan melainkan sebuah lift.

Benda itu membantu Ratu Marie seiring bertambahnya usia dan mengalami kesulitan menaiki tangga kastil.

Lift ini membentang hingga ke taman kerajaannya, menawarkan akses masuk yang tersembunyi ke Kastil Bran.

Lorong Rahasia yang Tidak Begitu Rahasia

Sebelum renovasi yang dilakukan Ratu Marie, sebuah lorong tersembunyi di dalam Kastil Bran terlupakan. Lorong itu berfungsi sebagai jalur pelarian darurat yang menghubungkan lantai pertama dan ketiga.

Lorong tersembunyi ini ditemukan kembali saat penataan ulang ruangan ketika para pekerja memindahkan perapian tua.

Kastil itu dulunya merupakan pos bea cukai.

Kastil Bran berfungsi sebagai pos bea cukai di bawah pemerintahan Mircea, sang Tetua, karena lokasinya yang strategis di jalur menuju Wallachia.

Peraturan itu mengharuskan para pedagang yang bepergian ke Transylvania untuk membayar pajak sebelum melanjutkan perjalanan ke Wallachia.

Renovasi Queen Marie

Kastil Bran dipugar pada tahun 1920 di bawah pemerintahan Ratu Marie dari Rumania.

Kastil itu menjadi salah satu kediaman favoritnya. Ia meminta arsitek Karel Zdenek Liman untuk merevitalisasi kastil tersebut, termasuk perabotan dan karya seninya yang khas.

Putrinya, Putri Ileana, mewarisi kastil tersebut dan mengubahnya menjadi rumah sakit selama Perang Dunia II.

Dari Kastil ke Rumah Sakit

Salah satu fakta paling menarik tentang Kastil Bran adalah bahwa setelah Ratu Marie meninggal, putrinya, Putri Ileana, mewarisinya.

Selama Perang Dunia II, ia mengubahnya menjadi rumah sakit, memberikan perawatan kepada pasien hingga tahun 1948, ketika rezim komunis mengambil alih kekuasaan.

Landmark Ikonik Rumania

Meskipun merupakan monumen nasional Rumania, Kastil Bran bukan milik negara.

Setelah Perang Dunia I dan Perjanjian Trianon pada tahun 1920, Transylvania menjadi bagian dari Rumania.

Setelah Perang Dunia II, rezim komunis merebut kastil tersebut, dan tetap berada di bawah kendali negara hingga awal tahun 1990-an.

Putri Ileana, yang kemudian pindah ke Amerika Serikat dan mendirikan biara Ortodoks berbahasa Inggris, kehilangan kastil tersebut pada tahun 1948.

Salah satu fakta paling menakjubkan tentang Kastil Bran adalah bahwa setelah runtuhnya komunisme, pemerintah Rumania akhirnya mengembalikan kastil tersebut kepada Dominic von Habsburg, putra Putri Ileana.

Pengalihan ini terjadi pada tahun 2005 setelah proses hukum yang panjang.

Dia dan kedua saudara perempuannya menjadi pemilik sah pada tahun 2009. Kembalinya Kastil Bran kepada keturunannya menandai berakhirnya perjuangan panjang untuk kepemilikan.

Renovasi Setelah Kerusakan

Kastil Bran telah mengalami kerusakan yang signifikan selama berabad-abad.

Sebuah ledakan pada tahun 1539 dan badai hebat yang merusak atap benteng membutuhkan renovasi besar-besaran.

Pada abad ke-17, Gabriel Bethlen mengawasi renovasinya, dan menara utara direnovasi pada tahun 1723.

Dibangun pada abad ke-14 sebagai benteng untuk menjaga perbatasan Transylvania, Kastil Bran memiliki signifikansi sejarah yang sangat besar.

Benteng ini mempertahankan Transylvania dari Kekaisaran Ottoman pada abad ke-15 dan kemudian berfungsi sebagai pos bea cukai.

Saat ini, tempat ini merupakan museum terkenal dan daya tarik penting di Rumania, yang menarik pengunjung dengan sejarahnya yang kaya dan legenda-legenda yang menyeramkan.

Gambar: Facebook.com/DraculaToursRomania

Fakta Kastil Bran: Sejarah dan Legenda yang Menarik