
Domus Aurea di Roma
Gargi Mallik
·6 min read
Istana Emas Nero, juga dikenal sebagai Domus Aurea, adalah istana megah yang dibangun oleh Kaisar Nero di Roma setelah Kebakaran Besar pada tahun 64 Masehi. Kompleks besar ini memiliki taman-taman yang indah, danau buatan, serta aula perjamuan mewah yang dihiasi dengan lukisan dinding dan mosaik yang menakjubkan.
Terlepas dari masa lalunya yang penuh gejolak, reruntuhan kompleks ini masih memikat para sejarawan dan pengunjung hingga saat ini. Temukan mengapa orang-orang begitu terkejut oleh reruntuhan tersebut dan bagaimana reruntuhan itu menginspirasi para seniman ratusan tahun kemudian.
Tips bermanfaat! Setelah selesai menjelajahi Domus Aurea, Anda dapat berjalan kaki singkat selama 9 menit untuk mengunjungi Colosseum yang terkenal, yang terletak di dekatnya.
Jam Buka: Jumat hingga Minggu, pukul 9 pagi hingga 5 sore
Tutup: Senin hingga Kamis
Objek wisata: Lukisan dinding, Ruang bawah tanah, Galeri bawah tanah & Taman
Gaya Arsitektur: Romawi Kuno
Pembangun: Nero Claudius Caesar Augustus Germanicus
Lokasi: Via della Domus Aurea, 00184 Roma RM, Italia. Dapatkan Petunjuk Arah
Bagaimana Cara Menikmati Domus Aurea?
Kompleks ini menawarkan sekilas pandang ke arsitektur dan seni Romawi yang mewah. Namun, karena sifat situs yang rapuh dan ruang yang terbatas, menjelajahi Domus Aurea hanya dimungkinkan dengan tur berpemandu yang dipesan sebelumnya . Anda akan dibawa kembali ke masa lalu saat Anda turun ke ruang bawah tanah istana.
Pemandu Anda akan membawa Anda menyusuri labirin lorong-lorong, mengungkap sisa-sisa istana yang dulunya megah, termasuk lukisan dinding, hiasan plester, dan langit-langit berkubah. Karena cahaya terang dapat merusak lukisan dinding, pencahayaan di dalam Domus Aurea dibuat redup. Hal ini dapat menyulitkan untuk melihat beberapa detail yang rumit.
Anda dapat meningkatkan kunjungan Anda dengan tur realitas virtual Domus Aurea . Kacamata VR akan memungkinkan Anda untuk melihat istana dalam kemegahannya, lengkap dengan dekorasi aslinya dan taman yang rimbun.
Apa yang bisa diharapkan?
Setelah terbengkalai selama berabad-abad, istana ini memiliki beberapa harta karun tersembunyi yang telah terungkap selama penggalian yang sedang berlangsung. Terdapat mural dan lukisan dinding, kubah emas, halaman taman, galeri bawah tanah, dan banyak hal lain yang dapat dilihat. Tidak hanya itu, tetapi penggunaan beton yang inovatif dan metode arsitektur Domus Aurea berdampak pada arsitektur Romawi selanjutnya.
Hal-hal Penting yang Patut Dilihat
Berikut adalah beberapa fitur utama yang paling menggambarkan kemegahan dan arsitektur istana tersebut:
1. Gudang Emas (Volta Dorata)
Kubah Emas adalah salah satu fitur paling mencolok dari Domus Aurea.
Ini adalah kubah megah yang dilapisi dengan desain rumit dari lembaran emas, yang memberi nama pada istana tersebut.
Keajaiban arsitektur ini merupakan bukti selera mewah Kaisar Nero dan kekayaan Kekaisaran Romawi selama masa pemerintahannya.
Saat ini, sisa-sisa kubah dan beberapa desain rumitnya masih dapat dilihat, tetapi sebagian besar dekorasi aslinya telah hilang.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk menciptakan kembali kemegahannya melalui rekonstruksi digital dan tur berpemandu .
2. Pelataran Segi Delapan (Cortile Ottagonale)
Fitur lain yang patut diperhatikan dari istana ini adalah Halaman Segi Delapan. Ini adalah area pusat untuk berkumpul yang dikelilingi oleh serambi dan dihiasi dengan patung-patung dan mural yang indah.
Gedung pengadilan tersebut sebagian masih utuh dan dapat dijelajahi melalui tur berpemandu .
Mengamati desain halaman tengah ini, yang dikelilingi oleh sisa-sisa serambi, dapat memberikan wawasan tentang preferensi estetika Nero.
3. Aula Topeng (Sala delle Maschere)
Lukisan dinding di Aula Topeng, yang menampilkan motif dekoratif dan topeng teater, memberi nama pada ruangan tersebut.
Ruangan ini, dengan lukisan dinding dan langit-langitnya yang rumit, merupakan contoh selera Nero akan kemegahan dan ekspresi artistik.
Meskipun sebagian besar dekorasi aslinya telah memudar, sisa-sisa lukisan dinding tersebut masih dapat dilihat hingga saat ini.
4. Ruang Berkubah (Sala della Volta)
Ruang Berbentuk Kubah ini menampilkan keahlian arsitektur Romawi dengan langit-langit berkubah yang dirancang dengan rumit.
Ruangan ini memiliki fungsi praktis dan dekoratif, mencerminkan gaya hidup mewah Nero. Langit-langit berkubah dan elemen arsitektur Sala della Volta yang tersisa masih dapat dilihat hingga saat ini.
Tata letak dan gaya ruangan memberikan wawasan tentang fitur struktural inovatif arsitektur istana Romawi.
5. Ruang Bawah Tanah
Ruang Bawah Tanah Domus Aurea adalah jaringan ruangan dan koridor bawah tanah yang merupakan bagian dari kompleks istana Nero yang luas.
Ruangan-ruangan ini menunjukkan kompleksitas dan skala konstruksi Romawi serta kemewahan dan sifat pribadi dari beberapa ruangan istana. Ukuran istana menjadi jelas saat Anda berjalan-jalan melalui lorong dan ruangan bersejarah ini.
Ruangan-ruangan tersebut seringkali remang-remang untuk membangkitkan suasana kuno, dan tur berpemandu akan mengungkap fungsi dan sejarah ruang bawah tanah ini.
Domus Aurea — Sebuah Warisan yang Kontroversial
Salah satu kontroversi yang paling abadi seputar Domus Aurea adalah hubungannya dengan Kebakaran Besar Roma. Banyak sumber kuno, termasuk sejarawan Tacitus, berspekulasi bahwa Nero mungkin telah memulai kebakaran tersebut untuk membersihkan lahan bagi proyek besarnya. Sementara para sejarawan memperdebatkan klaim ini, waktu terjadinya kebakaran dan pembangunan istana tersebut tidak diragukan lagi menimbulkan kecurigaan dan berkontribusi pada reputasi buruk Nero.
Kemewahan Domus Aurea yang luar biasa dipandang sebagai simbol tirani Nero dan pengabaiannya terhadap penderitaan rakyat Romawi. Pada saat Roma sedang pulih dari kebakaran hebat, pengeluaran besar-besaran untuk istana tersebut dianggap sebagai contoh nyata dari salah urus. Tindakan Nero menyebabkan ketidakpuasan dan pemberontakan yang meluas, yang berpuncak pada bunuh diri paksa dirinya pada tahun 68 M.
Setelah kematian Nero, para penerusnya berusaha menjauhkan diri dari warisan kontroversialnya. Istana tersebut sebagian dibongkar, dan ruang-ruangnya diisi dan dibangun ulang. Seiring waktu, ingatan akan Domus Aurea memudar, terkubur di bawah bangunan-bangunan yang lebih baru, hanya untuk ditemukan kembali selama masa Renaisans.
Penemuan Kembali dan Pelestarian Domus Aurea milik Nero
Pada abad ke-15, seniman Renaisans menemukan kembali reruntuhan Domus Aurea yang terkubur, menghidupkan kembali minat pada seni dan arsitekturnya. Penemuan kembali ini menginspirasi seniman dan arsitek modern melalui lukisan dindingnya yang rumit, warna-warna cerah, dan penggunaan cahaya dan ruang yang inovatif.
Pengaruhnya dapat dilihat dalam seni dan desain modern, di mana sentuhan gaya Romawi dan tema mitologis sering muncul. Melestarikan istana ini merupakan tantangan berkelanjutan karena usianya dan sifat reruntuhannya yang rapuh. Upaya yang dilakukan meliputi menstabilkan struktur, melindungi lukisan dinding yang rumit dari kelembapan dan kerusakan, serta menggunakan teknologi modern untuk memahami dan memulihkan situs tersebut.
Tips Vacatis untuk Mengunjungi Domus Aurea!
- Domus Aurea adalah kompleks bawah tanah dan bisa cukup dingin sepanjang tahun. Bawalah jaket tipis atau sweter untuk kenyamanan Anda.
- Jangan membawa kamera karena fotografi dilarang keras di dalam kompleks untuk menjaga keindahan lukisan dinding.
- Lukisan dinding mungkin lebih dari sekadar dekorasi yang indah. Mintalah pemandu Anda untuk menjelaskan kemungkinan simbolisme di balik adegan yang digambarkan.
- Setelah tur Domus Aurea Anda, pertimbangkan untuk menjelajahi situs bersejarah terdekat seperti Bukit Palatine, Forum Romawi , atau Koloseum .
- Kompleks ini bisa jadi seperti labirin. Tetaplah dekat dengan pemandu wisata Anda dan hindari berkeliaran sendirian.
