Intriguing Facts about the Colosseum

Fakta Menarik tentang Koloseum

G

Gargi Mallik

·7 min read

Tahukah Anda bahwa Koloseum di Roma berusia hampir 2.000 tahun dan dapat menampung hingga 80.000 penonton? Sebagai salah satu amfiteater terbesar yang pernah dibangun, tempat ini bukan hanya tempat untuk pertarungan gladiator dan adu hewan eksotis. Ia juga menjadi panggung untuk berbagai pertunjukan yang menghibur warga Romawi. Tetapi apa yang terjadi di tengah Koloseum yang Anda lihat di film-film yang menjadikannya jantung hiburan Romawi?

Mari kita telusuri sejarah dan rahasia arena kuno ini!

Jenis-jenis Acara

Peristiwa-peristiwa yang terjadi di Koloseum menunjukkan kekuatan dan kekayaan Kekaisaran Romawi. Berikut sekilas tentang berbagai jenis acara yang diadakan di arena megah ini:

Permainan Gladiator

Flamma-Undefeated-Champion.webp
Gambar: Facebook.com (Thehistorypedia)

Para gladiator, yang seringkali adalah budak atau tawanan perang, bertarung dalam pertempuran sengit. Para pejuang ini dilatih untuk terlibat dalam duel dan pertarungan kelompok, membuat penonton tegang sepanjang pertandingan. Ada berbagai jenis gladiator, masing-masing dengan baju zirah dan senjata yang unik. Misalnya, Murmillo membawa perisai besar dan mengenakan helm dengan jambul berbentuk ikan, sementara Retiarius menggunakan jaring dan trisula.

Informasi Gladiator

Spartacus, seorang gladiator dari Trakia pada abad pertama SM, adalah salah satu gladiator paling terkenal dalam sejarah. Ia adalah petarung yang brilian dan seorang komandan yang memimpin pemberontakan budak besar yang mengguncang Republik Romawi hingga ke akarnya. Meskipun pemberontakan itu akhirnya dihancurkan, kisah Spartacus menginspirasi kita hingga saat ini.

Perburuan Hewan

Arena tersebut menjadi tempat berlangsungnya perburuan dramatis yang menampilkan hewan-hewan eksotis seperti singa, harimau, gajah, dan beruang. Hewan-hewan ini dibawa dari berbagai pelosok kekaisaran, menunjukkan jangkauan kekuasaan Roma yang luas. Para pemburu profesional, dan terkadang bahkan penjahat yang dihukum mati, menghadapi binatang buas ini dalam pertemuan mematikan yang menunjukkan dominasi manusia atas alam.

Eksekusi Publik

Koloseum eksekusi publik
Gambar: ancient-origins.net

Salah satu bentuk eksekusi paling brutal melibatkan pembunuhan penjahat oleh hewan liar. Ini adalah pertunjukan publik yang dimaksudkan untuk berfungsi sebagai hukuman sekaligus pencegahan. Eksekusi juga termasuk pembakaran di tiang pancang, penyaliban, atau pertarungan paksa melawan gladiator bersenjata. Ini adalah tontonan mengerikan yang disaksikan penonton dengan rasa takjub yang mengerikan.

Drama Mitologi

Koloseum juga menjadi tempat pertunjukan drama berdasarkan mitologi Romawi. Produksi ini menampilkan set panggung dan kostum yang rumit, dan terkadang pertumpahan darah sungguhan ketika para aktor memerankan tokoh-tokoh mitologi yang mengalami kematian tragis.

Simulasi Pertempuran Laut (Naumachiae)

Lantai Koloseum dibanjiri untuk menciptakan danau sementara untuk pertempuran laut tiruan, yang dikenal sebagai naumachiae. Rekayasa yang cerdik membawa air ke arena untuk pertunjukan yang mengesankan ini. Pertempuran ini memeragakan kembali pertempuran laut terkenal, lengkap dengan kapal dan pejuang sungguhan, yang menunjukkan kehebatan teknik dan kekuatan militer Roma.

Konstruksi dan Arsitektur

Koloseum, juga dikenal sebagai Amfiteater Flavian, adalah mahakarya arsitektur yang menunjukkan kecemerlangan para insinyur Romawi kuno. Berikut beberapa detail penting mengenai konstruksi dan arsitekturnya :

Didukung oleh GetYourGuide

Siapa yang Membangunnya?

Pembangunan Koloseum dimulai pada tahun 72 Masehi di bawah pemerintahan Kaisar Vespasian, yang berfokus pada pembangunan kembali Roma setelah perang saudara yang menghancurkan. Ia membayangkan Koloseum sebagai hadiah untuk rakyat, tempat hiburan, dan simbol stabilitas baru kekaisaran.

Vespasian tidak sempat menyaksikan penyelesaiannya, tetapi putra-putranya, Titus dan Domitian, melanjutkan pekerjaan tersebut. Titus mengawasi pembukaan besar-besaran pada tahun 80 M, yang mencakup 100 hari permainan perayaan, sementara Domitian menambahkan tribun atas untuk mengakomodasi kerumunan yang terus bertambah.

Bahan Bangunan dan Tenaga Kerja

Amfiteater ini terutama dibangun menggunakan batu kapur travertin untuk dinding luar, batu tufa (batuan vulkanik) untuk dinding dalam, dan beton untuk fondasi dan lengkungannya. Pembangunan ini membutuhkan puluhan ribu pekerja, termasuk pengrajin terampil dan sejumlah besar budak, yang sebagian besar adalah tahanan yang ditangkap selama kampanye militer Roma.

Para pekerja ini bekerja tanpa lelah di bawah arahan arsitek dan insinyur yang terampil untuk menyelesaikan Colosseum dalam waktu sekitar delapan tahun.

Lengkungan dan Kubah

Delapan puluh lengkungan pintu masuk Koloseum di tingkat dasar memungkinkan pengelolaan kerumunan yang efisien. Lengkungan-lengkungan ini menopang berat struktur yang sangat besar dan memfasilitasi pergerakan penonton yang efisien masuk dan keluar arena. Di bagian dalam, sistem kubah lengkung yang kompleks memberikan kekuatan dan stabilitas, memungkinkan Koloseum untuk membentang area yang begitu luas tanpa memerlukan pilar internal.

Hipogeum

Hipogeum
Gambar: theguardian.com

Hypogeum adalah jaringan terowongan dan ruang bawah tanah yang sangat penting bagi fungsi arena. Sebelum pertunjukan mereka, gladiator dan hewan liar ditahan di dalam sel dan kandang di dalam hypogeum, yang memungkinkan pintu masuk dramatis ke arena melalui lift dan pintu jebakan.

Hypogeum juga berisi mekanisme untuk lift dan katrol yang mengangkat para pemain, hewan, dan properti ke lantai arena. Ini termasuk mesin rumit yang dibutuhkan untuk menggelar pertunjukan yang rumit seperti pertempuran laut tiruan (naumachiae).

Baca Selengkapnya>>

Hierarki Penempatan Tempat Duduk

Tata letak tempat duduk di Koloseum mencerminkan masyarakat Romawi, dengan tingkatan yang direncanakan secara cermat yang menempatkan penonton berdasarkan peringkat sosial mereka.

Orang-orang VIP

Deretan tempat duduk dibagi menjadi beberapa bagian berbeda berdasarkan status sosial. Kursi paling bergengsi, yang paling dekat dengan lantai arena, diperuntukkan bagi kelas elit, termasuk senator, hakim, dan pejabat tinggi lainnya. Kursi-kursi ini memberikan pemandangan terbaik dari pertandingan dan dihiasi dengan marmer serta material mewah lainnya.

Warga Negara Biasa

Bagian tengah tribun diperuntukkan bagi warga Romawi biasa. Kursi-kursinya tidak semewah bagian VIP, tetapi memberikan pemandangan yang cukup baik dari acara di bawahnya. Susunan tempat duduk untuk masyarakat umum diatur berdasarkan status sosial dan kedekatan dengan arena.

Perempuan dan Kelas Bawah

Tingkat teratas, summa cavea, diperuntukkan bagi wanita dan kelas bawah masyarakat Romawi. Tempat duduk di sini lebih sederhana, terdiri dari bangku kayu atau tempat berdiri, dan memberikan pemandangan arena yang lebih jauh.

Mitos dan Legenda

Koloseum telah mengumpulkan mitos-mitos yang menambah daya tariknya selama bertahun-tahun. Menurut legenda, kutukan ditimpakan pada monumen tersebut karena kekerasan ekstrem yang terjadi di dalam temboknya, yang konon menjadi alasan sebagian monumen tersebut runtuh seiring waktu.

Selama Abad Pertengahan, muncul kepercayaan menarik lainnya—bahwa Koloseum berfungsi sebagai salah satu dari tujuh gerbang menuju dunia bawah. Gagasan ini kemungkinan berasal dari keterkaitan arena tersebut dengan kematian dan permainan brutal yang diadakan di sana, sehingga tampak seperti portal ke alam di luar kehidupan.

Fakta Menarik tentang Koloseum!

  • Monumen ini telah menjadi latar belakang banyak film, mulai dari pertempuran epik dalam 'Gladiator' hingga petualangan Romawi Audrey Hepburn dalam 'Roman Holiday'.
  • Koloseum, yang awalnya dikenal sebagai Amfiteater Flavian, dinamai menurut nama kaisar-kaisar dari dinasti Flavian yang membangunnya.
  • Para sejarawan percaya bahwa pecahan gading yang ditemukan di reruntuhan Koloseum menunjukkan bahwa orang Romawi kuno menggunakannya sebagai ornamen simbolis.
  • Selama Abad Pertengahan, Koloseum menjadi tempat populer bagi para martir Kristen.
  • Bukti sejarah mengungkapkan keberadaan gladiator wanita — perempuan yang berlatih dan bertarung sebagai gladiator bersama rekan-rekan pria mereka.
  • Para penonton di Koloseum begitu terpukau oleh peristiwa-peristiwa tersebut sehingga beberapa di antaranya membawa pulang pecahan tembikar atau pasir dari lantai arena sebagai suvenir.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Berapa banyak gladiator yang tewas di Koloseum?

2. Berapa banyak orang yang mengunjungi Koloseum setiap tahunnya?

3. Seberapa besar Koloseum?

4. Apa yang terjadi pada Koloseum setelah jatuhnya Roma?

5. Bisakah Anda mengunjungi Koloseum hari ini?

Gambar Unggulan: Unsplash.com