Pameran Terkini di MoMA

Pameran Terkini di MoMA

G

Gargi Mallik

·8 min read

Museum of Modern Art (MoMA) di New York City adalah salah satu institusi seni paling terkenal di dunia.

Museum ini menyimpan koleksi seni modern dan kontemporer yang sangat luas dari seluruh dunia, termasuk lukisan, patung, foto, film, dan banyak lagi.

Selain koleksi permanennya yang luas, MoMA menyelenggarakan serangkaian pameran berg rotating yang menawarkan perspektif baru tentang seniman mapan dan seniman pendatang baru.

Artikel ini membahas pameran-pameran populer yang sedang berlangsung dan yang akan datang yang dapat dikunjungi di MoMA!

Bagaimana cara mengakses pameran yang sedang berlangsung di MoMA?

Anda memerlukan tiket masuk MoMA untuk mengakses pameran yang sedang berlangsung di MoMA.

Setelah masuk ke dalam museum, pemegang tiket online dapat melewati antrean tiket dan langsung menuju ke galeri.

Tiket MoMA memberikan akses ke semua galeri dan pameran khusus, memungkinkan Anda untuk menjelajahi berbagai pengalaman artistik secara lengkap.

Terkait: Peta MoMA – Panduan Anda ke Museum Seni Modern

Pameran Terkini di MoMA

Saksikan beragam karya seni dan gagasan yang dipamerkan dalam pameran-pameran MoMA saat ini.

1. Kehidupan Terus Menari—Robert Frank dalam Dialog

Kehidupan Terus Menari—Robert Frank dalam Dialog

Pameran Life Dances On merayakan enam dekade eksperimen sang seniman (Robert Frank) di bidang fotografi, film, dan buku.

Dalam rangka memperingati seabad kelahiran Frank, pameran MoMA ini menampilkan lebih dari 200 karya, termasuk materi yang belum pernah dilihat sebelumnya, menawarkan perspektif baru tentang warisannya dalam menangkap dunia yang bergerak dan dialognya yang abadi dengan seni dan kehidupan.

Tanggal: Hingga 11 Januari 2025

Lantai: Lantai 3 (Galeri Edward Steichen)

2. Nour Mobarak—Dafne Phono

Nour Mobarak—Dafne Phono

Dafne Phono karya Nour Mobarak menghadirkan kembali opera pertama di dunia melalui 15 patung miselium yang bernyanyi, memadukan suara, bahasa, dan alam yang avant-garde.

Instalasi ambisius ini mengeksplorasi siklus kehidupan, kematian, dan ingatan, dengan menarik analogi antara struktur linguistik dan proses biologis sambil menghubungkan mitos kuno dengan tema-tema kontemporer.

Tanggal: Hingga 12 Januari 2025

Lantai: Lantai 4 (Studio Marie-Josee dan Henry Kravis)

3. Thomas Schütte—Perjalanan Melalui Berbagai Perspektif

Thomas Schütte—Perjalanan Melalui Berbagai Perspektif

A Journey Through Perspectives karya Thomas Schütte menampilkan luasnya karier beliau, dari lukisan cat air yang intim hingga patung-patung monumental dan model arsitektur.

Pameran komprehensif ini mengeksplorasi cara bercerita yang inovatif dan keterlibatannya yang kritis dengan sejarah, menghidupkan kembali tradisi artistik agar relevan dengan konteks kontemporer.

Tanggal: Hingga 18 Januari 2025

Lantai: Lantai 6 (Pusat Pameran Khusus Steven dan Alexandra Cohen)

4. Christian Marclay—Jam

Christian Marclay—Jam

Pameran The Clock karya Christian Marclay adalah mahakarya sinematik 24 jam yang menyinkronkan ribuan klip film dengan momen waktu nyata, mengaburkan batas antara fiksi dan realitas.

Montase yang mendalam ini tidak hanya merayakan sejarah perfilman tetapi juga menawarkan refleksi yang menyentuh hati tentang kehadiran waktu yang terus bergulir dalam kehidupan kita sehari-hari.

Tanggal: Hingga 17 Februari 2025

Lantai: Lantai 2 (212)

5. Tanda-Tanda Vital—Seniman dan Tubuh

Tanda-Tanda Vital—Seniman dan Tubuh

Pameran Vital Signs mengeksplorasi fluiditas identitas dan jati diri, menampilkan lebih dari 100 karya oleh seniman perempuan dan seniman yang memiliki identitas gender yang beragam.

Dengan menyoroti tema transformasi, abstraksi, dan koneksi, pameran ini menghadirkan kembali karya-karya terkenal dan memperkenalkan perspektif baru tentang tubuh, individualitas, dan kemanusiaan bersama.

Tanggal: Hingga 22 Februari 2025

Lantai: Lantai 3 (Galeri Robert B. Menschel)

6. Lillie P. Bliss dan Kelahiran Modern

Lillie P. Bliss dan Kelahiran Modern

Lillie P. Bliss and the Birth of the Modern merayakan warisan Lillie P. Bliss, salah satu pendiri MoMA dan pendukung awal seni modern.

Pameran ini, yang menampilkan 40 karya dari koleksi visionernya, menyoroti dampak mendalamnya pada sejarah museum dan evolusi seni modern di Amerika Serikat.

Tanggal: Hingga 29 Maret 2025

Lantai: Lantai 2 (Galeri Paul J. Sachs)

7. Cuplikan Album Foto Robert Frank

Cuplikan Album Foto Robert Frank

"Robert Frank's Scrapbook Footage" menawarkan pandangan intim tentang kehidupan sang seniman melalui fragmen film yang belum pernah dilihat sebelumnya, yang mencakup periode tahun 1970 hingga 2006.

Instalasi ini, yang dibuat bekerja sama dengan editor dan direktur seni Frank yang telah lama bekerja dengannya, mengungkap momen-momen jujur bersama keluarga, teman, dan kolaborator, menampilkan pandangan introspektifnya yang unik di berbagai kota dan lanskap.

Tanggal: Hingga Musim Semi 2025 (Tanggal pasti akan diumumkan)

Lantai: Lantai T2/T1 (Pusat Film Keluarga Debra dan Leon Black)

8. Pilihan Desainer—Norman Teague Jam Sessions

Pilihan Desainer—Norman Teague Jam Session

Pameran Designer's Choice menantang gagasan tradisional tentang desain dengan menata ulang sejarah melalui sudut pandang para perancang yang seringkali dikecualikan dari museum.

Mengambil inspirasi dari seniman kulit berwarna dan memanfaatkan AI, Teague mengajak semua orang untuk memikirkan kembali dinamika kekuasaan dalam desain, menyoroti kolaborasi dan improvisasi sebagai kunci inovasi kreatif.

Tanggal: Hingga 11 Mei 2025

Lantai: Lantai 1

9. Cahaya—Rafael Rozendaal

Cahaya—Rafael Rozendaal

Pameran di MoMA ini mengeksplorasi perpaduan antara kode dan seni melalui animasi waktu nyata yang dinamis yang dibuat untuk internet.

Ditampilkan pada layar raksasa berukuran 25 kaki (7,26 meter), karya-karyanya mengajak Anda memasuki lanskap digital di mana batas antara layar dan ruang fisik menghilang, mencerminkan visinya tentang dunia di mana seni dapat diakses dan dinikmati secara universal.

Tanggal: Hingga Musim Semi 2025 (Tanggal akan diumumkan)

Lantai: Lantai 1 (Lobi Taman Agnes Gund)

10. Gambar dan Bentuk

Gambar dan Bentuk

Pameran Figures and Forms menyatukan patung-patung abad ke-20 dan ke-21 yang mengabstraksikan bentuk manusia, dengan latar belakang ketenangan Taman Patung MoMA.

Menampilkan karya-karya seperti Sentinel karya Simone Leigh yang menjulang tinggi dan Double Fountain karya Lynda Benglis, instalasi ini mengeksplorasi persinggungan antara alam, arsitektur, dan seni dalam galeri luar ruangan yang dinamis.

Tanggal: Hingga Musim Semi 2025 (Tanggal akan diumumkan)

Lantai: Lantai 1 (Taman Patung)

11. Otobong Nkanga—Irama

Otobong Nkanga—Cadence

Otobong Nkanga adalah instalasi yang kuat dan mendalam yang mengeksplorasi ritme bergejolak alam dan masyarakat.

Menampilkan permadani monumental, patung-patung, dan karya suara yang didasarkan pada suara sang seniman, karya ini merefleksikan keindahan dan degradasi dunia alami serta membahas tema-tema penambangan sumber daya, perang, dan pergolakan teknologi.

Tanggal: Hingga 8 Juni 2025

Lantai: Lantai 2 (Atrium Keluarga Donald dan Catherine Marron)

12. Mesin Suara

Mesin Suara

Pameran Sound Machines mengeksplorasi dunia suara yang terus berkembang melalui lensa teknologi baru, di mana tujuh seniman menciptakan pengalaman mendalam yang menjembatani ranah suara, teknologi, dan seni.

Mengambil inspirasi dari sejarah seni suara modern, pameran ini menampilkan karya-karya yang mendefinisikan ulang cara kita mempersepsikan dan berinteraksi dengan suara—dari AI generatif hingga teknologi blockchain.

Tanggal: Berlangsung terus-menerus

Terkait: Apa yang harus dilakukan setelah Anda mengunjungi MoMA ?

Pameran Mendatang di MoMA

Simak deretan pameran menarik yang akan datang yang mendobrak batasan seni, teknologi, dan kreativitas di sini:

  • Marlon Mullen (14 Desember 2024 hingga 20 April 2025)
  • Pirouette: Eksperimen dan Titik Balik dalam Desain (26 Januari 2025 hingga 18 Oktober 2025)
  • Mariana Valencia: Jacklean (12 Maret 2025 hingga 23 Maret 2025)
  • Sejarah yang Ditenun: Tekstil dan Abstraksi Modern (20 April 2025 hingga 13 April 2025)
  • Rosa Barba: Samudra Jeda Seseorang (3 Mei 2025 hingga 6 Juli 2025)
  • Stephen Prina: Sebuah Jilatan dan Sebuah Janji (September 2025 hingga Desember 2025)
  • Fotografi Baru 2025: Garis Kepemilikan (14 September 2025 hingga 17 Januari 2026)
  • Ruth Asawa: Sebuah Retrospektif (19 Oktober 2025 hingga 7 Februari 2026)
  • Gagasan tentang Afrika: Potret dan Imajinasi Politik (14 Desember 2025 hingga 4 April 2026)

Terkait: Bagaimana cara menuju MoMA ?

Instalasi dan Proyek

MoMA juga mendukung instalasi seni dan proyek artistik lainnya yang dilakukan oleh seniman dari berbagai latar belakang! Berikut adalah instalasi dan proyek yang patut diperhatikan di MoMA:

  • Tampilan Perdana Hyundai Card: Lee Seung Jio (Hingga Desember 2024)
  • Program Residensi Kreatif Adobe di MoMA (Hingga 31 Desember 2024)
  • Hatiku Ada di Sebelah Kiri (Hingga 22 Januari 2025)
  • Lab Kreativitas: Menciptakan Ruang untuk Rasa Kebersamaan (Hingga 30 Maret 2025)
  • Tampilan Perdana Hyundai Card: Beverly Buchanan (Hingga Musim Semi, 2025)
  • Jendela Modern: Pao Houa Her (Hingga Musim Gugur, 2025)
  • Art Lab: Suara (Sedang Berlangsung)
  • Tayangan Virtual: Malam Berbintang karya Van Gogh (Virtual, 3 Desember 2024, pukul 20.00 ET)
  • Pandangan Virtual: Perempuan Surealis (Virtual, 23 November)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah saya perlu membeli tiket MoMA terpisah untuk pameran sementara?

2. Apakah ada pameran interaktif atau digital di MoMA saat ini?

3. Bagaimana saya bisa mendapatkan informasi lebih lanjut tentang para seniman yang karyanya dipamerkan di pameran MoMA?

4. Apakah pameran-pameran tersebut dapat diakses oleh penyandang disabilitas?

Gambar Unggulan: Moma.org