
Sejarah Katedral Florence
Apurva Sinha
·5 min read
Duomo Florence, yang secara resmi dikenal sebagai Cattedrale di Santa Maria del Fiore, adalah salah satu katedral paling ikonik dan megah di dunia.
Gereja Renaisans yang megah ini, dengan kubahnya yang luar biasa hasil rancangan jenius Filippo Brunelleschi, telah menjadi simbol kota Florence selama berabad-abad.
Sejarah katedral ini berawal dari akhir abad ke-13 ketika seorang pedagang kota memutuskan untuk membangun katedral baru untuk menggantikan gereja kuno Santa Reparata.
Dari pengajuan desain hingga pemugaran katedral, artikel ini membagikan semua detail tentang sejarah Duomo Florence.
Garis Waktu Sejarah Katedral Florence Secara Singkat
Berikut adalah garis waktu sejarah Duomo Florence secara singkat:
- 1296: Arnolfo di Cambio, salah satu arsitek utama di balik pembangunan Duomo, menyerahkan desain untuk Duomo Florence, dan pembangunan pun dimulai.
- 1418: Filippo Brunelleschi, arsitek utama lainnya di balik pembangunan Duomo, dianugerahi proyek penyelesaian kubah tersebut.
- 1420: Pembangunan kubah dimulai.
- 1436: Pembangunan katedral dan kubahnya selesai, dan Paus Eugenius IV menguduskan katedral tersebut.
- 1601: Katedral Duomo Florence kehilangan bola perunggunya dalam badai dahsyat.
- 1871-1887: Dekorasi fasad eksternal Duomo Florence selesai.
- 1982: Duomo Florence menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.
Sejarah Katedral Florence Secara Detail
Mari kita pelajari sejarah Duomo Florence secara detail untuk memahami peristiwa-peristiwa yang menyebabkan Duomo menjadi bangunan megah seperti sekarang ini.
Pembangunan dan Pertumbuhan Duomo Florence

Banyak orang tidak menyadari bahwa Duomo Florence bukanlah bangunan keagamaan pertama yang berdiri di lokasi tersebut.
Sebelum Duomo Florence, atau Katedral Santa Maria del Fiore, dibangun, sebuah gereja yang lebih tua bernama San Reparata berdiri di lokasi tersebut.
Florence muncul sebagai kota besar Eropa dan secara alami mengalami kebangkitan budaya dan keuangan yang didorong oleh dua industri, yaitu industri wol dan perbankan.
Serikat Pedagang Wol memelopori pembangunan katedral baru yang akan menggantikan San Reparata yang lebih tua.
Upaya ini menyebabkan transformasi perkotaan yang cepat, pembongkaran bangunan yang ada, dan pengalihan rute jalan-jalan di Florencia.
Tantangan dan Capomastros
Seperti yang disebutkan dalam garis waktu singkat di atas, pada tahun 1296, pembangunan Katedral dimulai dengan Arnolfo di Cambio sebagai copamastro atau perancang atau arsitek pertama.
Namun, peran ini mengalami ketidakstabilan, persaingan, dan korupsi selama berabad-abad.
Kematian Cambio membuka jalan bagi tokoh-tokoh seperti Talenti, Giovanni Ghini, dan Brunelleschi untuk mengambil alih model tersebut.
Pada tahun 1366, diadakan kompetisi pembuatan model untuk menyelesaikan desain katedral tersebut.
Model pemenang berfokus pada bentuk dan skala, meletakkan dasar bagi capomastro di masa depan.
Tantangan Menara Lonceng dan Kubah yang Hilang
Di samping katedral terdapat Campanile, atau menara lonceng, setinggi 280 kaki, sebuah prestasi teknik yang signifikan.
Menara ini selesai dibangun pada tahun 1359, sekitar dua dekade setelah konstruksi dimulai, dan memiliki penopang segi delapan, susunan bertingkat, dan bukaan untuk pengoperasian lonceng.
Pembangunan katedral juga menghadapi beberapa kendala, seperti hilangnya kubah.
Tantangan lainnya termasuk pembangunannya tanpa perancah atau penyangga eksternal.
Proposal pemenang dari kompetisi yang diselenggarakan untuk mendapatkan solusi realistis ini berasal dari Filippo Brunelleschi, seorang perajin emas asal Florence.
Brunelleschi menghadirkan desain kubah yang berdiri sendiri dan juga mengikuti model tahun 1366.
Desain inovatifnya membuatnya menjadi pemenang kompetisi tersebut.
Desain Kubah Inovatif dan Baptisterium – San Giovanni
Desain kubah Brunelleschi menampilkan kubah cangkang ganda, dengan bagian luarnya menyerupai model tahun 1366.
Bagian dalamnya berupa kubah setengah bola, dan kebutuhan akan penyangga dihilangkan selama konstruksi.
Brunelleschi juga menyertakan cincin kompresi dan pola bata yang unik.
Brunelleschi menyelesaikan kubah tersebut pada tahun 1436 meskipun menghadapi banyak tantangan dan kesulitan.
Eksterior bangunan yang terbuat dari marmer putih dan hijau kemungkinan besar merupakan hasil dari rekonstruksi tersebut.
Interior katedral tersebut mengambil inspirasi dari Pantheon.
Kritik terhadap Katedral Duomo Florence

Sejarah Duomo Florence juga mencakup kritik pasca-pembangunan.
Katedral Duomo adalah keajaiban teknik, tetapi menghadapi kritik karena ruang interiornya yang dianggap kurang mengesankan.
Estetika eksterior Duomo Florence melampaui eksekusi interiornya, dan orang-orang tidak merasa terkesan.
Orang-orang mengkritik interior yang gelap dan remang-remang, yang, ditambah dengan sentuhan akhir yang tampak datar, menimbulkan kekhawatiran tentang suasana Duomo Florence.
Arsitektur tersebut berfokus pada penghapusan penopang, yang konon telah mengurangi pencahayaan alami.
Retakan pada Kubah
Keajaiban teknik ini menuai keheranan karena retakan mulai muncul hampir segera setelah konstruksi dimulai.
Sejak tahun 1989, pengamatan telah menyoroti empat retakan dari puncak kubah hingga fondasi gereja.
Penemuan ini mendorong pemasangan 300 perangkat pemantauan di kubah Duomo Florence.
Pada tahun 1934, Pier Luigi Nervi mengamati bahwa retakan di kubah Duomo Florence terbuka dan tertutup seiring pergantian musim.
Retakan tersebut menutup di musim dingin dan menghilang di musim panas.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang Katedral Duomo Florence
1. Apa sejarah Duomo Florence?
Katedral Duomo Florence berdiri di lokasi bekas katedral, San Reparata. Katedral saat ini merupakan landmark sejarah dan budaya yang penting di Italia dan daya tarik wisata utama, dengan lebih dari empat juta pengunjung setiap tahunnya.
2. Seberapa panjang sejarah Duomo Florence?
Sejarah Duomo Florence dimulai pada tahun 1926 ketika Cambio mengajukan desain Katedral dan pembangunannya dimulai.
3. Apakah ada tokoh sejarah yang terkait dengan Duomo Florence?
Dua tokoh penting yang terkait dengan sejarah Duomo Florence adalah Arnolfo di Cambio dan Filippo Brunelleschi, yang berperan sebagai dua arsitek utama. Brunelleschi merancang kubah, yang juga disebut kubah Brunelleschi. Tokoh sejarah lainnya termasuk Francesco Talenti dan San Giovanni.
Gambar Unggulan: Andrea Woods di Unsplash