history of palma cathedral|Facts about Palma Cathedral

Sejarah Katedral Palma

G

Gargi Mallik

·3 min read

Di jantung kota Palma terletak Katedral Palma, menjadikannya landmark dan daya tarik utama kota ini.

Para pembangun Katedral Palma menyelesaikan struktur bangunannya pada abad ke-19, dan saat ini katedral tersebut merupakan salah satu bangunan Gotik paling berharga di Spanyol.

Tempat ini dikenal secara lokal sebagai “La Seu” – singgasana uskup.

Struktur ikonik ini merupakan hasil dari pembangunan, restorasi, dan kontribusi selama berabad-abad dari beberapa arsitek.

Sejarah Katedral Palma dimulai dengan sumpah yang dibuat oleh Raja Aragon saat itu, Jaume I.

Selama perjalanannya untuk menaklukkan Mallorca dari bangsa Moor, raja menghadapi badai hebat dan berjanji bahwa jika ia mendarat dengan selamat, ia akan membangun sebuah gereja untuk menghormati Perawan Maria.

Setelah pembebasan Majorca dari bangsa Moor pada tahun 1230, Raja Jaume I meletakkan fondasi gereja tersebut.

Kemudian, pada abad ke-14, di bawah pemerintahan Jaume II, putra Jaume I, pembangunan dimulai.

Pada awal abad ke-20, arsitek Modernis terkenal Antoni Gaudí melakukan renovasi dengan teknik Art Nouveau yang khas.

Meskipun karya Gaudi terhenti tiba-tiba setelah sepuluh tahun, dua penerusnya akhirnya menyelesaikannya.

Kontribusi-kontribusi ini tetap menjadi beberapa fitur paling khas dan unik dari katedral tersebut.

Pengunjung sebaiknya memperhatikan hiasan besi tempa berbentuk mahkota yang spektakuler karya Gaudi yang tergantung di atas altar utama.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah Katedral Palma, kami sarankan untuk memesan tur berpemandu untuk membantu Anda menjelajahi gereja bergaya Gotik ini.

Fakta tentang Katedral Palma

Katedral Palma adalah salah satu karya arsitektur terpenting di Eropa dan salah satu gereja Gotik terbesar di Spanyol.

Sebelum Anda mengunjungi katedral monumental ini, berikut beberapa fakta tentang katedral Palma.

Pembangunan katedral dimulai pada tahun 1229 dan membutuhkan waktu lebih dari 400 tahun untuk diselesaikan.

Katedral ini merupakan mahakarya arsitektur Gotik dan menampilkan unsur-unsur Barok, Renaisans, dan neo-Gotik.

Roset utama bagian timur La Seu dianggap sebagai yang terbesar di dunia, dengan diameter hampir sebelas meter.

Dibuat pada abad ke-14, dibutuhkan lebih dari 1.200 keping kaca berwarna untuk membuat pola roset dan ornamen bunganya.

Bagian tengah katedral memiliki ketinggian 44 meter, sedangkan kedua lorongnya masing-masing berukuran 30 meter.

Secara keseluruhan, La Seu memiliki panjang 109,50 meter dan lebar 33 meter.

Dinding katedral membentang hingga ke laut sejak lama. Pelabuhan kecil itu masih terlihat di bawah Istana Almudaina, di sebelah katedral.

Istana Almudaina terletak di sebelah Katedral La Seu di Palma dan merupakan kediaman resmi Raja Spanyol.

Pada tahun 1851, gempa bumi menghancurkan sebagian besar Katedral Palma.

Pekerjaan rekonstruksi dan renovasi sebagian dilakukan dengan gaya neo-Gotik buatan yang mengorbankan esensi asli katedral tersebut.

Katedral Palma memiliki menara lonceng berbenteng yang menampung sembilan lonceng.

Lonceng 'N'Eloi' adalah yang terbesar dari sembilan lonceng, memiliki diameter 2 meter, dan beratnya mencapai 4.517 kilogram.

Gerbang masuk setinggi 15 meter yang menghadap ke laut, yaitu portal El Mirador, adalah salah satu karya arsitektur Spanyol yang paling luar biasa.

Luas bangunan Katedral La Seu di Mallorca adalah 6.600 meter persegi dan dapat menampung 18.000 orang.

Katedral ini dibangun di lokasi bekas masjid dan menggabungkan beberapa elemen arsitekturnya, termasuk lengkungan tapal kuda dan mihrab.

Monumen ini adalah tempat pemakaman Raja James II dari Mallorca dan Ramon Llull, seorang filsuf dan penulis Katalan.

Katedral ini menyelenggarakan berbagai acara budaya sepanjang tahun, termasuk konser, pameran seni, dan upacara keagamaan.

Kami merekomendasikan tur berpemandu jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang fakta-fakta Katedral Palma.

Gambar Unggulan: Nils Jacobi / Getty Images