All information about Westminster Abbey you need|

Semua informasi tentang Westminster Abbey yang Anda butuhkan!

A

Apurva Sinha

·8 min read

Westminster Abbey, Gereja Kolegiat Santo Petrus di Westminster, adalah situs Warisan Dunia UNESCO dan bangunan keagamaan yang terkenal.

Terletak di jantung kota London, bangunan ikonik ini telah menyaksikan berabad-abad penobatan kerajaan, pernikahan, dan pemakaman.

Kemegahan dan signifikansi historisnya telah menarik jutaan pengunjung dari seluruh dunia, yang ingin merasakan aura mempesonanya.

Jelajahi keajaiban arsitektur mahakarya Gotik ini, dengan langit-langit berkubah, jendela kaca patri, dan detail batu yang rumit.

Dari Lantai Cosmati yang menakjubkan di Tempat Suci hingga Kapel Bunda Maria yang rumit, kita akan menemukan harta karun artistik dari tempat ini.

Baik Anda seorang pencinta sejarah sejati, penggemar arsitektur, atau sekadar tertarik dengan bangunan ikonik ini, rangkaian blog kami cocok untuk Anda.

Serial tentang Westminster Abbey ini akan membawa Anda menembus waktu, mengungkap fakta sejarah, rahasia, dan kisah-kisah Westminster Abbey.

Jadi, mari kita bahas semua informasi tentang Westminster Abbey.

Sejarah arsitektur

Mari kita telusuri evolusi sejarah Westminster Abbey London dan mengungkap kisah di balik desainnya yang luar biasa.

Kita akan menelusuri awal mulanya yang sederhana sebagai sebuah biara Benediktin kecil hingga transformasinya menjadi sebuah mahakarya Gotik yang megah.

Setiap batu dari bangunan luar biasa ini telah menyaksikan berabad-abad makna sejarah dan budaya yang mendalam.

Bagian ini akan membahas periode-periode arsitektur utama dan mendiskusikan sejarah arsitektur Westminster Abbey.

Periode Anglo-Saxon (abad ke-7 hingga ke-11)

Asal usul Westminster Abbey dapat ditelusuri kembali ke abad ke-7.

Sebuah biara kecil Anglo-Saxon, yang dikenal sebagai West Minster, didirikan di lokasi ini selama periode tersebut.

Biara asli dibangun kembali pada abad ke-10 di bawah pemerintahan Raja Edgar, termasuk sebuah gereja batu yang didedikasikan untuk Santo Petrus.

Periode Norman (abad ke-11 hingga ke-12)

Pada tahun 1065, Raja Edward sang Pengaku Iman memulai pembangunan sebuah biara megah bergaya Norman di lokasi tersebut.

Setelah kematian Edward, pembangunan dilanjutkan oleh penerusnya, William Sang Penakluk.

Biara Normandia ini selesai dibangun sekitar tahun 1090 dan memiliki tata letak berbentuk salib dengan menara pusat, transept, dan nave.

Periode Gotik (abad ke-13 hingga ke-16)

Transformasi Gotik Westminster Abbey dimulai pada pertengahan abad ke-13 di bawah naungan Raja Henry III.

Pada tahun 1245, Henry memulai pembangunan kembali bagian timur biara, termasuk membangun Kapel Bunda Maria yang ada saat ini.

Paduan suara, presbiterium, dan transept timur dibangun kembali dengan gaya Gotik Inggris Awal dengan lengkungan runcing dan jendela besar.

Pembangunan bagian tengah gereja, yang dimulai oleh Henry III, selesai pada akhir abad ke-14.

Penambahan penting selama periode ini termasuk Kapel Henry VII yang terkenal (1503-1519), sebuah contoh arsitektur Gotik Perpendicular yang sangat indah.

Periode Renaisans dan Barok (abad ke-17 hingga ke-18)

Selama Reformasi Inggris pada abad ke-16, Westminster Abbey dilucuti dari fungsi biaranya dan diubah menjadi katedral oleh Raja Henry VIII.

Bagian interior mengalami perubahan signifikan, yang mencerminkan perubahan lanskap keagamaan.

Pada akhir abad ke-17, Sir Christopher Wren ditugaskan untuk mendesain sebuah kapel baru, tetapi proyek tersebut tidak pernah terwujud.

Restorasi Zaman Victoria dan Abad ke-20

Pada abad ke-19, restorasi besar-besaran dilakukan untuk memperbaiki biara yang kondisinya semakin memburuk.

Sir George Gilbert Scott memimpin upaya restorasi, termasuk memperbaiki dan membangun kembali kubah bagian tengah gereja.

Restorasi lebih lanjut dilakukan pada abad ke-20 untuk melestarikan dan menjaga integritas arsitektur biara tersebut.

Westminster Abbey telah mempertahankan inti gaya Gotiknya sepanjang evolusi arsitekturnya sambil menggabungkan elemen dari berbagai periode.

Upacara penobatan di Westminster Abbey

Biara ikonik ini telah menjadi tempat suci di mana raja dan ratu Inggris dan Britania Raya naik tahta selama berabad-abad.

Westminster Abbey mengawali era baru dan membentuk arah bangsa.

Penobatan Awal (abad ke-11 hingga ke-12)

Penobatan pertama yang tercatat di Westminster Abbey terjadi pada tahun 1066 ketika William Sang Penakluk dinobatkan sebagai Raja Inggris.

Setelah penobatan William, raja-raja berikutnya, termasuk William II, Henry I, dan Stephen, dinobatkan di biara tersebut.

Era Plantagenet dan Tudor (abad ke-13 hingga ke-16)

Banyak upacara penobatan penting terjadi selama periode ini, termasuk:

  • Richard I (1189)
  • Henry III (1216)
  • Edward I (1274)
  • Edward II (1308)
  • Richard II (1377)
  • Henry IV (1399)
  • Henry VIII (1509).

Salah satu penobatan yang paling terkenal adalah penobatan Ratu Elizabeth I pada tahun 1559, yang menandai awal era Elizabeth.

Era Stuart dan Hanoverian (abad ke-17 hingga ke-18)

Westminster Abbey menjadi saksi penobatan beberapa raja dari dinasti Stuart dan Hanover:

  • James I (1603)
  • Charles I (1626)
  • Charles II (1661)
  • James II (1685)
  • William III dan Mary II (1689)
  • Ratu Anne (1702)
  • George I (1714)
  • George II (1727).

Era Modern (abad ke-19 hingga sekarang)

Upacara penobatan paling ikonik di Westminster Abbey terjadi pada tanggal 2 Juni 1953, ketika Ratu Elizabeth II dinobatkan.

Upacara penobatan Raja Charles III dan Ratu Camilla diadakan di Westminster Abbey pada hari Sabtu, 6 Mei 2023.

Pernikahan di Westminster Abbey

Bagian ini mengupas sejarah panjang kebahagiaan pernikahan di Westminster Abbey yang ikonik.

Pernikahan Abad Pertengahan yang Terkenal (abad ke-11 hingga ke-15)

Biara ini menjadi saksi beberapa pernikahan kerajaan:

  • Raja Henry I kepada Matilda dari Skotlandia (1100)
  • Raja Henry III kepada Eleanor dari Provence (1236)
  • Raja Edward I kepada Eleanor dari Kastilia (1254).

Mungkin pernikahan abad pertengahan yang paling terkenal di Westminster Abbey adalah pernikahan Raja Henry V dengan Catherine of Valois pada tahun 1420.

Era Tudor dan Stuart (abad ke-16 hingga ke-17)

Para abdi dalem Ratu Elizabeth I, Robert Dudley dan Lettice Knollys, menikah secara diam-diam di biara tersebut pada tahun 1578.

Pada tahun 1604, Putri Elizabeth (yang kemudian dikenal sebagai Ratu Elizabeth Stuart) menikah dengan Frederick V, Pangeran Palatine, dalam sebuah upacara mewah di Westminster Abbey.

Era Modern (abad ke-19 hingga sekarang)

Salah satu pernikahan terkenal di Westminster Abbey dalam beberapa abad terakhir adalah pernikahan Ratu Victoria dengan Pangeran Albert dari Saxe-Coburg dan Gotha pada tahun 1840.

Baru-baru ini, pada tanggal 29 April 2011, Pangeran William, Adipati Cambridge, menikahi Catherine Middleton dalam sebuah pernikahan yang dirayakan secara global di Westminster Abbey.

Pemakaman di Westminster Abbey

Westminster Abbey memiliki makam dan kuburan berbagai tokoh terkenal.

Bangunan ikonik ini menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi raja, ratu, negarawan, penyair, dan tokoh sejarah terkenal.

Bergabunglah bersama kami menjelajahi aula-aula suci biara, tempat warisan dari individu-individu luar biasa ini diabadikan selamanya.

Pemakaman Abad Pertengahan dan Tudor (abad ke-11 hingga ke-16)

Beberapa raja dan ratu dimakamkan di Westminster Abbey selama periode ini, seperti:

  • Edward sang Pengaku Iman (1066)
  • Henry III (1272)
  • Edward I (1307)
  • Edward III (1377)
  • Henry V (1422)
  • Henry VII (1509).

Tokoh-tokoh terkenal seperti Geoffrey Chaucer, Sir Isaac Newton, dan Richard II juga dimakamkan di dalam tembok suci biara tersebut.

Era Stuart dan Hanoverian (abad ke-17 hingga ke-18)

Makam-makam tokoh-tokoh terkemuka selama periode ini meliputi:

  • Elizabeth I (1603)
  • James I (1625)
  • Charles II (1685)
  • William III (1702)
  • Ratu Anne (1714)
  • George II (1760).

Era Modern (abad ke-19 hingga sekarang)

Banyak tokoh terkemuka dari berbagai bidang telah dimakamkan atau dikenang di Westminster Abbey dalam beberapa abad terakhir, termasuk:

  • Charles Darwin
  • Charles Dickens
  • Rudyard Kipling
  • Stephen Hawking
  • David Livingstone

Pemakaman terakhir di biara ini adalah pemakaman Pangeran Philip, Adipati Edinburgh, pada tahun 2021.

Fakta menarik tentang Westminster Abbey

Dari tradisi kerajaan hingga warisan sastra, tempat ini terus memikat pengunjung dengan warisan yang kaya dan hubungan yang mendalam dengan masa lalu.

Berikut beberapa fakta menarik tentang Westminster Abbey yang menyoroti signifikansi historis, budaya, dan arsitektur biara tersebut.

Tradisi Penobatan

Westminster Abbey telah menjadi tempat tradisional untuk penobatan raja dan ratu Inggris dan Britania Raya sejak penobatan William Sang Penakluk pada tahun 1066.

Hampir setiap raja sejak saat itu dinobatkan di dalam tembok suci gereja ini, menjadikannya simbol penting kekuasaan dan keberlanjutan kerajaan.

Pojok Penyair

Di dalam Westminster Abbey terdapat Poets' Corner, sebuah bagian yang didedikasikan untuk memperingati para tokoh sastra besar dalam bahasa Inggris.

Di sini dimakamkan atau dikenang para penyair dan penulis terkenal seperti:

  • Geoffrey Chaucer
  • Charles Dickens
  • Rudyard Kipling
  • Jane Austen
  • William Shakespeare.

Poets' Corner telah menjadi tempat ziarah bagi para pencinta sastra di seluruh dunia.

Pernikahan Kerajaan

Westminster Abbey telah menjadi saksi banyak pernikahan kerajaan sepanjang sejarah.

Salah satu yang terkenal di antaranya adalah pernikahan Pangeran William, Adipati Cambridge, dengan Catherine Middleton pada tahun 2011.

Sebuah acara yang dirayakan secara global dan berhasil memikat imajinasi jutaan orang.

Arsitektur biara yang menakjubkan menjadi latar belakang megah untuk perayaan-perayaan penting ini.

Prajurit Tak Dikenal

Sebagai penghormatan terhadap sejarah Prajurit Tak Dikenal, Westminster Abbey adalah tempat peristirahatan terakhir Prajurit Tak Dikenal.

Makam ini mewakili banyaknya tentara tak dikenal yang gugur selama Perang Dunia I.

Monumen ini berfungsi sebagai pengingat yang menyentuh hati tentang pengorbanan yang dilakukan oleh mereka yang berjuang dalam konflik dan berdiri sebagai simbol kehormatan dan rasa terima kasih.

Kapel Henry VII

Kapel Henry VII, yang terletak di dalam Westminster Abbey, adalah sebuah keajaiban arsitektur.

Selesai dibangun pada tahun 1519, bangunan ini menampilkan gaya Gotik Perpendicular yang indah, kubah kipas yang rumit, dan ukiran batu yang mewah.

Kapel ini adalah tempat peristirahatan terakhir dari tokoh yang namanya diabadikan sebagai nama kapel ini, yaitu Raja Henry VII, dan istrinya, Elizabeth dari York.

Bangunan ini menjadi bukti keagungan dan pencapaian artistik periode Tudor.

Gambar Unggulan: Britannica.com