
Makam Hagia Sophia: Ungkap Sejarah Istanbul yang Terkubur!
Gargi Mallik
·5 min read
Masjid Hagia Sophia adalah salah satu objek wisata paling terkenal dan bersejarah di Istanbul, yang menarik lebih dari 13 juta pengunjung setiap tahunnya.
Di dalamnya terdapat makam lima Sultan Ottoman terkenal, yang memungkinkan pengunjung untuk menemukan wawasan menarik tentang kehidupan dan pengaruh mereka!
Pengunjung yang berencana menjelajahi makam-makam misterius para Sultan yang mengelilingi Masjid harus mengetahui semua detailnya agar dapat menjadwalkan kunjungan.
Dalam artikel ini, kita akan mengungkap pintu masuk Makam dan menemukan detail tentang orang-orang yang dimakamkan di sini!
Informasi Pintu Masuk & Waktu Kunjungan ke Makam
Mausoleum-mausoleum tersebut tidak berada di dalam Hagia Sophia, sehingga masing-masing memiliki pintu masuk sendiri, yang mudah ditemukan dari Masjid.
Tempat-tempat tersebut lebih cepat dijangkau dari Istana Topkapi, yang berjarak 3 menit berjalan kaki dari Masjid.
Kami menyarankan untuk meminta petunjuk arah dari loket pemesanan tiket di lokasi tersebut.
Pada tahun 2023, jam buka makam adalah dari pukul 9 pagi hingga 5 sore, tetapi jam buka ini sering berubah, dan belum ada informasi pasti untuk tahun 2024.
Harap diperhatikan: Mausoleum tidak memiliki jam buka dan tutup tetap, jadi tidak ada jaminan Anda akan diizinkan masuk saat berkunjung.
Makam Sultan Selim II

Makam segi delapan ini adalah yang terindah karena dirancang oleh arsitek terkenal Mimar Sinan!
Bangunan ini memiliki fasad marmer yang menakjubkan dengan pintu masuk bertatahkan mutiara dalam gaya arsitektur Kundekari.
Pintu masuknya juga memiliki pola geometris menyerupai cangkang kura-kura yang terbuat dari kayu!
Pintu tersebut dihiasi dengan panel yang terbuat dari ubin abad ke-16, yang menampilkan seikat bunga berwarna-warni sebagai pola.
Sultan Selim II adalah seorang Sultan terkenal dari periode Ottoman yang dikenal karena perluasan wilayahnya yang cepat dan keganasannya dalam peperangan.
Mausoleum itu bukan hanya tempat untuk jenazahnya, tetapi juga tempat peristirahatan bagi keluarganya dan keturunannya.
Terdapat 42 sarkofagus di Makam tersebut, tempat beristirahatnya jenazah istrinya, Nurbanu Sultan, bersama kelima putranya dan empat putrinya!
Makam Sultan Murad III
Makam heksagonal Sultan Murad III, yang berdiri di antara Makam Selim II dan para Pangeran, dibangun pada tahun 1595.
David Aga, dengan bantuan Dalgic Ahmet Aga, membuat tempat peristirahatan terakhir bagi Sultan ini empat tahun setelah kematiannya.
Ini adalah bangunan marmer dengan dua kubah dan pintu masuk lengkung yang indah, yang tampak sederhana dari luar tetapi merupakan harta karun di dalamnya!
Makam Sultan Murad III adalah yang terbesar, dan bagian dalamnya menampilkan desain ornamen yang digambar tangan.
Anda dapat melihat keramik Iznik abad ke-16 yang menakjubkan dengan tinta merah koral, wajib dilihat!
Dinding bagian dalam Makam dihiasi dengan ubin putih mengkilap dengan latar belakang biru tua, menampilkan rangkaian tulisan bergaya kaligrafi Celi Sulus yang menakjubkan.
Makam ini memiliki banyak jendela, dan lemari kayu kundekari yang unik berdiri di bagian dasarnya.
Anda dapat melihat 54 sarkofagus di Makam tersebut, milik dia dan keluarganya, yang berisi jenazah istrinya Safiye, putri-putrinya, dan para punggawa istana.
Makam Sultan Mehmed III

Arsitek Dalgic Aga merancang Makam segi delapan Sultan Mehmed III pada tahun 1608, dengan dua kubah yang menakjubkan dan banyak dekorasi di pintu masuknya.
Begitu Anda sampai di Makam, Anda akan melihat desain-desain yang tidak biasa berupa bintang, bunga, dan pemandangan yang tidak populer pada periode tersebut.
Bertahun-tahun kemudian, ditambahkan ruang untuk menyimpan jenazah putri-putri Mehmed dan anggota keluarga lainnya.
Dari dalam, Anda akan melihat dekorasi minimal berupa ubin biru yang melapisi dasar jendela karena bagian luarnya memiliki begitu banyak desain.
Kisah-kisah sejarah tertulis di dinding sisi mausoleum yang menghadap Jalan Baba Humayun.
Saat ini, makam tersebut menyimpan 26 sarkofagus milik ibu Sultan, Handan, serta putra dan putrinya.
Makam Sultan Mustafa I dan Sultan Ibrahim I
Makam Sultan Mustafa I dan Sultan Ibrahim I berdiri di bekas Baptisterium Gereja Hagia Sophia.
Bangunan ini berbentuk segi delapan dengan kubah unik tanpa tepian dan digunakan untuk menyimpan minyak lampu selama pemerintahan Ottoman.
Makam ini berisi sekitar 19 sarkofagus, termasuk makam anak-anak Ahmet I, Ahmet II, dan Murat IV.
Makam Para Pangeran

Makam Para Pangeran adalah makam Hagia Sophia yang paling sederhana, dengan dinding fasad yang dilapisi batu kapur dan atap kubah.
Bangunan ini berbentuk segi empat, dan berdiri berdekatan dengan Makam Sultan Murat II.
Bagian pintu masuknya dihiasi dengan motif tumbuhan, bunga, dan pita yang digambar tangan.
Bagian dalam mausoleum memiliki bilah kayu geometris unik di semua dinding yang saling terkait.
Anda dapat melihat makam putri Sultan Murat II dan empat pangeran di mausoleum ini.
Aturan Memasuki Makam Hagia Sophia
Makam Para Sultan mengikuti aturan yang sama seperti Masjid Hagia Sophia.
Anda harus berpakaian sopan , memastikan lutut, bahu, dan kaki Anda tertutup sepenuhnya.
Wanita wajib mengenakan penutup kepala saat memasuki Mausoleum, tetapi topi, penutup kepala, dan kacamata hitam tidak diperbolehkan di dalam area makam.
Pengunjung wajib melepas sepatu sebelum memasuki Makam.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang Makam Hagia Sophia
Siapa yang dimakamkan di Hagia Sophia?
Sultan Utsmaniyah Selim II, Murad III, Mehmed III, Mustafa I, Sultan Ibrahim I dan anggota keluarga mereka dimakamkan di Hagia Sophia.
Makam manakah yang paling indah di antara semua makam di Masjid Hagia Sophia?
Makam Sultan Selim II karya Mimar Sinan yang artistik adalah yang paling menakjubkan karena fasadnya yang bergaya Kundekari dan interiornya yang didekorasi dengan tangan.
Di manakah pintu masuk menuju area Makam?
Pintu masuk ke Makam tersebut mudah ditemukan jika Anda berjalan kaki dari Masjid Hagia Sophia ke Istana Topkapi, yang berjarak tiga menit.
Apakah makam-makam tersebut mengikuti waktu yang persis sama dengan Masjid Hagia Sophia?
Makam-makam tersebut mengikuti waktu yang berbeda, yang berubah secara berkala. Waktu terakhir yang diperbarui pada tahun 2023 adalah dari pukul 9 pagi hingga 5 sore.
Kapan makam-makam di sekitar Hagia Sophia dibangun?
Semua makam di sekitar Hagia Sophia dibangun pada abad ke-16.
Apakah saya perlu tiket untuk mengunjungi Makam Hagia Sophia?
Anda tidak memerlukan tiket untuk menjelajahi Makam Masjid Hagia.
Apa saja aturan yang harus diikuti saat mengunjungi Makam Suci?
Baik pria maupun wanita wajib menutupi bahu, kaki, dan lutut saat memasuki makam. Sepatu tidak diperbolehkan di dalam, dan wanita wajib menutupi kepala mereka dengan selendang.
Gambar Unggulan: Commons.wikimedia.org