
Penjelasan Peta dan Denah Lantai Museum Louvre!
Apurva Sinha
·8 min read
Dari senyum misterius Mona Lisa hingga lekukan anggun Venus de Milo, Museum Louvre menyimpan kunci masa lalu yang terlalu menarik untuk dilewatkan.
Saat memasuki Louvre, terutama melalui piramida kaca ikoniknya (ya, yang ada di film “The Da Vinci Code”), Anda memasuki tempat yang dulunya merupakan istana kerajaan.
Kini, tempat ini menjadi istana seni, di mana setiap sudutnya menyimpan cerita, dan setiap ruangan mengundang Anda untuk berlama-lama.
Mengingat ukurannya yang besar, mudah untuk merasa kewalahan. Tanpa pemandu, Anda adalah kapten kapal Anda sendiri, mengarungi lautan seni.
Sebaiknya Anda membawa bekal berupa camilan dan minuman agar tetap bertenaga karena menjelajahi Louvre bukanlah hal yang mudah.
Baik Anda berada di sini untuk sehari atau punya waktu luang beberapa hari, fokuslah pada hal yang paling menarik minat Anda.
Tidak mungkin untuk melihat semuanya, jadi pilihlah prioritas Anda dan nikmati perjalanannya.
Navigasi berdasarkan Kategori
Nah, Museum Louvre tidak hanya sekadar menumpuk semua koleksi ini begitu saja.
Mereka dikategorikan dengan rapi ke dalam delapan departemen:
- Lukisan
- Purbakala Mesir
- Purbakala Yunani, Etruria, dan Romawi
- Purbakala Timur Dekat
- Patung-patung
- Seni Dekoratif
- Seni Islam
- Cetakan dan Gambar
Organisasi ini sedikit membantu, tetapi tetap ada tugas besar untuk menavigasi tata letak museum yang luas.
Tata Letak Museum Louvre
Tata letak Louvre menyerupai huruf "U" terbalik, dan koleksi seninya tersebar di tiga sayap: sayap Sully, Richelieu, dan Denon.
Sayap Sully berada di bagian dasar, Sayap Richelieu dan Denon bercabang di kedua sisinya, dan piramida kaca yang terkenal mendominasi struktur tersebut.
Dengan piramida kaca di tengah bentuk "U," masing-masing dari tiga sayapnya memiliki empat lantai.
- Rez-de-Chaussee (lantai dasar – lantai pertama)
- Entresol (lantai mezanin di atas lantai dasar)
- 1er Etage (lantai dua)
- Lantai 2 (lantai tiga)
Setiap sayap merupakan dunia tersendiri, menampung lebih dari 70 ruangan yang dipenuhi karya seni yang dapat membawa Anda menembus ruang dan waktu.
Anda juga dapat mengunduh peta seluruh lantai museum Louvre di sini .
Peta Louvre ini memberikan tata letak terperinci dari galeri museum, ruang pameran, dan fasilitasnya, termasuk toilet, kafe, dan toko.
Pengunjung dapat menggunakan peta untuk merencanakan kunjungan mereka, menemukan karya seni atau koleksi tertentu, dan menjelajahi koleksi museum yang luas.
1. Sully Wing

Sayap Sully, yang terletak di ujung timur Louvre, dinamai menurut nama Maximilien de Béthune, Adipati Sully dan tokoh kunci dalam sejarah Prancis sebagai menteri keuangan dan penasihat utama Raja Henry IV.
Bagian museum ini, yang tertua di Louvre, adalah gudang harta karun seni dan sejarah,
menampilkan beragam artefak yang mencakup berbagai zaman dan budaya.
Cara menuju Sully Wing
Tunjukkan tiket Anda di Piramida atau Carrousel du Louvre dan terus lurus di antara dua tangga untuk mencapai Sayap Sully. Toilet berada di sebelah kiri Anda.
Ikuti jalan setapak ke bawah hingga Anda mencapai Sphinx Agung dari granit merah muda yang menandai pintu masuk ke Peninggalan Mesir di Louvre Abad Pertengahan.
Fitur Utama Sully Wing:
Beberapa patung terindah di dunia tersimpan di Sayap Sully Museum Louvre di Paris.
Koleksi mahakarya yang sangat luas ini berasal dari berbagai peradaban dan periode waktu.
Lantai tiga sayap bangunan ini terkenal dengan koleksi lukisan Prancisnya yang luas, memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi warisan seni negara yang kaya secara mendalam.
Lantai pertama dan kedua didedikasikan untuk peradaban kuno Yunani dan Mesir, menampilkan harta karun bersejarah yang memberikan wawasan tentang masyarakat kuno tersebut.
Level 0 →

Venus de Milo
Kamar 345

Sphinx Agung Tanis
Kamar 338

Hermafrodit yang Sedang Tidur
Kamar 348

Peti mati Tamutnefret
Ruang 321
Level 1 →

Juru Tulis yang Duduk
Kamar 635

Krater Euphronios
Kamar 652
Level 2 →

Penipu
Ruang 912

Sang Pemandian
Kamar 940
2. Sayap Richelieu

Sayap Richelieu, yang dinamai menurut nama Kardinal Richelieu, tokoh kunci dalam sejarah Prancis, membentang di sepanjang Rue de Rivoli.
Kardinal Richelieu, Menteri Utama Raja Louis XIII, namanya diabadikan pada sayap utara ini.
Yang menarik, Sayap Richelieu mencakup Apartemen Napoleon, yang memberikan wawasan mewah tentang gaya hidup Kaisar.
Sayap ini menyajikan perjalanan komprehensif melalui seni, sejarah, dan kekayaan era masa lalu.
Cara menuju Richelieu Wing
Sayap Richelieu di Museum Louvre terletak di sisi utara museum, sejajar dengan Rue de Rivoli.
Pengunjung dapat memasuki Sayap Richelieu melalui Piramida atau Carrousel du Louvre.
Fitur Utama Sayap Richelieu
Sayap Richelieu menyimpan koleksi lukisan Prancis, Jerman, dan Belanda yang luas di lantai tiga, yang menunjukkan kekayaan seni Eropa.
Lantai kedua didedikasikan untuk harta karun Renaisans, menawarkan sekilas pandang ke era sejarah yang transformatif.
Di lantai dasar, pengunjung dapat menjelajahi patung-patung Prancis, menelusuri evolusi bentuk dan ekspresi.
Level 0 →

Kristus terlepas dari Salib
Ruang 206

Patung Ebih II
Kamar 234

Singa dan Ular
Ruang 105

Di dalam Istana Asyur
Kamar 229
Level 1 →

Apartemen Napoleon III
Kamar 544

Galeri Perburuan Maximilian
Kamar 507

Perawan Jeanne dari Evreux
Kamar 503
Level 2 →

Sang Pembuat Renda
Kamar 837

Penukar Uang dan Istrinya
Kamar 814

Francois I
Kamar 822
3. Sayap Denon

Sayap Denon, yang dinamai menurut Dominique Vivant, Baron Denon, direktur pertama Louvre, terletak di tepi kanan Sungai Seine dan terkenal karena menyimpan mahakarya paling ikonik museum tersebut.
Dominique adalah sosok multitalenta yang dikenal karena karyanya sebagai arkeolog, diplomat, penulis, dan seniman, yang membimbing museum tersebut menuju kejayaan awalnya di bawah arahan Napoleon.
Cara menuju Denon Wing
Sayap Denon di Museum Louvre terletak di sisi barat museum, dan pengunjung dapat masuk melalui Piramida.
Jika Anda menginginkan masuk dengan cepat dan minim keramaian, masuklah melalui Carrousel du Louvre daripada Pintu Masuk Piramida IM Pei.
Fitur Unggulan Utama dari Denon Wing
Di Sayap Denon Museum Louvre, Anda dapat melihat mahakarya seperti Mona Lisa karya Leonardo da Vinci dan Budak Pemberontak serta Budak yang Sekarat karya Michelangelo.
Dua karya seni ikonik berada di lantai dua Sayap Denon, yang menyoroti signifikansinya dalam menyimpan harta karun seni yang tak tertandingi.
Level 0 →

Santa Maria Magdalena
Kamar 169

'L'Europeenne'
Ruang 183

Panel yang Menggambarkan Kontes Puisi
Ruang 186

Berhala Sikladik
Ruang 170
Level 1 →

Patung Marcellus
Kamar 410

Budak yang Sekarat
Kamar 403

Patung dari Pulau Malo
Kamar 427
Level 2 →

Kebebasan memimpin rakyat
Ruang 700

Mona Lisa
Ruang 711

Kemenangan Bersayap dari Samothrace
Kamar 703

Permata Mahkota Prancis
Kamar 705
Menguasai Peta Museum Louvre
Mulailah dengan memeriksa situs web resmi museum, yang mencakup kiat-kiat bermanfaat dan jalur kunjungan yang disesuaikan dengan waktu dan minat Anda di museum.
Anda juga dapat mengunduh peta Museum Louvre atau mengambilnya di meja informasi yang terletak di bawah Piramida saat kedatangan Anda.
Sully, Denon, dan Richelieu adalah tiga sayap Museum Louvre, masing-masing dengan pintu masuknya sendiri.
Piramida adalah pintu masuk utama Louvre, dan pada jam-jam sibuk, Anda mungkin juga dapat menggunakan pintu masuk Carrousel atau Porte des Lions.
Setelah masuk, Anda dapat mengambil peta museum dan merencanakan kunjungan Anda sesuai dengan minat Anda.
Baca juga : Apa saja pintu masuk rahasia ke Museum Louvre?
Denah Lantai Museum Interaktif Louvre
Peta interaktif Museum Louvre meningkatkan pengalaman pengunjung dengan menawarkan teknologi penentuan posisi secara real-time.
Fitur ini membantu pengunjung menemukan jalan mereka di sekitar museum dengan mudah.
Hal ini juga memungkinkan perjalanan yang dipersonalisasi, membimbing mereka ke karya seni tertentu atau melalui tur bertema.
Selain itu, peta interaktif ini berfungsi sebagai alat perencanaan yang bermanfaat, menawarkan wawasan mendetail tentang museum dan atraksinya.
Salah satu tujuan utama inisiatif inovasi digital Louvre adalah untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dan menarik minat khalayak luas, terutama pengunjung muda dan yang melek teknologi.
Cara menggunakannya:
- Kunjungi situs web resmi atau unduh aplikasi Museum Louvre.
- Perbesar dan perkecil tampilan untuk melihat berbagai area museum.
- Ketuk karya seni atau artefak untuk melihat detail dan gambar.
- Cari karya seni tertentu atau telusuri berdasarkan bagian.
- Ikuti tur virtual untuk membiasakan diri dengan tata letaknya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Di mana saya bisa menemukan peta Museum Louvre?
Anda dapat menemukan peta interaktif di situs web resmi Museum Louvre. Museum ini juga menyediakan peta cetak di meja informasi dan pintu masuk.
Peta Louvre tersedia dalam bahasa apa saja?
Peta online Museum Louvre tersedia dalam tujuh bahasa, termasuk Inggris, Prancis, Arab, Cina, Rusia, Jerman, dan Hindi.
Namun, peta cetak biasanya tersedia dalam bahasa Inggris dan Prancis.
Apakah saya perlu mengunduh sesuatu untuk menggunakan peta interaktif Louvre?
Tidak, peta tersebut berbasis web dan dapat diakses dari perangkat apa pun yang terhubung ke internet.
Apakah saya memerlukan peta untuk mengunjungi Louvre?
Meskipun tidak penting, peta dapat membantu dalam menavigasi museum yang besar dan kompleks ini.
Jika Anda memiliki waktu terbatas atau memiliki karya seni tertentu yang ingin dikunjungi, peta dapat membantu Anda merencanakan kunjungan Anda secara efisien.
Di mana saya bisa menemukan peta cetak di Louvre?
Peta cetak tersedia di meja informasi dan pintu masuk museum.
Bisakah saya menyewa panduan audio beserta peta?
Ya, museum ini menyediakan panduan audio yang berisi peta dan informasi tentang karya seni pilihan.
Gambar Unggulan: Amazon.com