
Panduan Lengkap tentang Aturan Berpakaian di Basilika Santo Petrus!
Apurva Sinha
·7 min read
Kota Vatikan dan semua tempat wisatanya menerapkan aturan berpakaian yang harus dipatuhi oleh semua pengunjung saat menjelajahi kota tersebut.
Jika Anda tidak berpakaian sesuai dengan aturan berpakaian, Anda tidak dapat menghadiri misa yang dipimpin Paus atau menjelajahi interior yang menakjubkan dari Basilika Santo Petrus.
Warga lokal dan semua wisatawan harus mengetahui pedoman ketat yang harus diikuti saat menjelajahi Basilika Santo Petrus agar mendapatkan pengalaman yang menyenangkan!
Dalam artikel ini, kita akan membahas pedoman berpakaian umum yang perlu diikuti dan memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan jika Anda tidak sesuai dengan aturan berpakaian di Basilika.
Sekilas tentang Aturan Berpakaian untuk Basilika Santo Petrus
| Pakaian diperbolehkan di Basilika Santo Petrus | Pakaian dilarang di Basilika Santo Petrus. |
|---|---|
| Kemeja dan blus lengan panjang atau pendek yang menutupi bahu. | Atasan model bahu terbuka, crop top, atau berpotongan rendah, serta tank top. |
| Celana jeans dan celana panjang. | Rok, gaun, atau celana yang panjangnya di atas lutut dan celana jeans robek. |
| Kaos polos tanpa gambar apa pun | Gambar atau corak celana yang menyinggung dan tato tubuh yang terlihat. |
| Sepatu jalan yang nyaman dengan sol yang mencengkeram kuat. (Tidak tercantum dalam peraturan; semua jenis alas kaki diperbolehkan di dalam ruangan) | Topi, penutup kepala, dan kacamata hitam. |
Pedoman umum kode berpakaian Basilika Santo Petrus
Pastikan bahu Anda tertutup: Kenakan kemeja, atasan, atau blus lengan pendek atau panjang. Bawa selendang atau jaket jika pakaian Anda membutuhkan penutup tambahan.
Pastikan celana panjang dan rok menutupi lutut: Semua pengunjung wajib mengenakan celana panjang, rok, gaun, atau celana yang panjangnya di bawah lutut.
Menutupi Tato: Karena tato bertentangan dengan agama, kami menyarankan untuk menutupinya dengan pakaian. Jika Anda tidak dapat melakukannya, cobalah menutupinya dengan riasan atau plester penutup tato.
Tidak diperbolehkan memakai topi/kacamata hitam: Pria tidak diperbolehkan mengenakan penutup kepala di dalam Basilika sebagai bentuk penghormatan terhadap tempat tersebut.
Sepatu nyaman dengan daya cengkeram yang baik: Pilihlah sepatu yang nyaman dengan daya cengkeram yang kuat untuk menghindari cedera akibat berdiri berjam-jam atau terpeleset di lantai marmer.
Tidak ada gambar yang menyinggung: Pastikan kaos Anda tidak memiliki kata-kata kasar, gambar yang tidak pantas, atau simbol yang menyinggung.
Aturan Berpakaian di Basilika Santo Petrus
Basilika ini menerapkan aturan berpakaian yang ketat, tanpa memandang musim atau waktu, yang harus dipatuhi oleh semua penduduk lokal dan wisatawan saat memasuki area tersebut.
Jika Anda tidak mengenakan pakaian yang sesuai dengan aturan berpakaian, Anda akan ditolak masuk oleh petugas keamanan dan penjaga Basilika.
Aturan Berpakaian untuk Pria
Pakaian formal seperti celana panjang dan kemeja lengan panjang atau pendek yang bagus adalah pilihan yang paling disukai untuk pria karena tempat tersebut merupakan ruang sakral.
Jika Anda berkunjung di musim panas, pilihlah celana panjang berbahan katun ringan, celana kargo, atau jeans tanpa robekan.
Anda bisa mengenakan jenis pakaian apa pun yang menutupi bahu dan lutut Anda.
Mohon jangan mengenakan topi baseball atau kacamata hitam di kepala Anda saat memasuki ruang suci Basilika.
Pria sebaiknya menghindari:
- Tank top kasual & kaos bergambar.
- Celana pendek atau celana yang memperlihatkan lutut.
- Rompi.
Terkadang, selama musim panas, pria mungkin diperbolehkan masuk dengan celana selutut atau celana pendek, tetapi tidak ada jaminan karena aturannya berubah secara berkala.
Anda boleh mengenakan kaos, tetapi jika terdapat kata-kata atau gambar yang menyinggung, Anda tidak akan diizinkan masuk ke dalam Basilika.
Aturan Berpakaian untuk Wanita
Sama seperti aturan berpakaian untuk pria, wanita tidak diperbolehkan mengenakan atasan tanpa lengan atau atasan yang memperlihatkan bahu.
Wanita juga sebaiknya menghindari mengenakan rok pendek, gaun, dan celana panjang saat mengunjungi Basilika.
Harap hindari mengenakan atasan model crop top dan pakaian lain dengan potongan yang memperlihatkan perut atau punggung Anda.
Wanita diperbolehkan memasuki Basilika dengan mengenakan topi atau penutup kepala.
Wanita tidak boleh mengenakan:
- Atasan model crop top, off shoulder, atau tanpa lengan.
- Atasan dan gaun dengan belahan leher yang dalam atau tanpa punggung.
- Rok pendek dan gaun di atas lutut.
Kami menyarankan untuk membawa selendang atau kardigan tipis jika Anda diminta untuk menutup aurat di Basilika karena alasan apa pun.
Aturan Berpakaian Anak-Anak
Anak-anak wajib mengikuti aturan berpakaian yang sama dengan orang dewasa saat mengunjungi Basilika Santo Petrus di Kota Vatikan.
Orang tua harus memastikan anak-anak kecil mengenakan gaun panjang atau celana yang menutupi lutut dan tidak mengenakan atasan tanpa lengan.
Pilihan terbaik untuk anak laki-laki di musim panas adalah kaos oblong ringan berwarna cerah dan celana panjang yang bagus.
Gaun musim panas adalah pilihan yang sangat baik untuk anak perempuan.
Aturan Berpakaian untuk Misa di Basilika Santo Petrus
Jika Anda berencana menghadiri misa di Basilika Santo Petrus , kami sarankan Anda mengenakan pakaian yang lebih formal dari biasanya.
Para pria harus mengenakan celana panjang dengan kemeja yang disetrika rapi dan melepas topi sebelum memasuki Basilika.
Wanita dapat mengenakan gaun atau rok panjang, blus formal, mantel, dan beberapa perhiasan yang anggun agar terlihat rapi.
Kami menyarankan agar anak-anak Anda yang masih kecil mengenakan pakaian yang pantas agar mereka merasa cukup nyaman untuk duduk tenang selama misa.
Suhu di dalam Basilika bisa lebih hangat karena banyaknya pengunjung, jadi hindari mengenakan pakaian yang terbuat dari bahan tebal.
Aturan Berpakaian di Basilika Santo Petrus: Sepatu
Tidak ada aturan khusus mengenai sepatu, jadi Anda bisa mengenakan apa pun yang membuat Anda nyaman.
Untuk alas kaki, kami menyarankan pria dan wanita mengenakan sepatu kets yang nyaman atau sandal datar yang memungkinkan Anda berjalan-jalan lebih lama.
Usahakan untuk mengenakan alas kaki dengan sol yang mencengkeram dengan baik agar Anda tidak terpeleset di lantai marmer Basilika.
Kami tidak menyarankan mengenakan sepatu hak tinggi ke Basilika, karena tempat duduk sulit ditemukan selama misa dan berdiri selama satu jam dengan sepatu hak tinggi akan terasa tidak nyaman.
Mengapa Basilika menerapkan aturan berpakaian?
Basilika Santo Petrus adalah tempat paling suci di Kota Vatikan dan merupakan tempat yang sangat penting secara keagamaan bagi semua umat Katolik Roma.
Ini juga merupakan satu-satunya gereja Vatikan, dan Paus merayakan semua misa perayaan besar di Basilika ini.
Di bawah gereja terdapat makam Santo Petrus, yang dibunuh di Sirkus Nero bersama dengan banyak umat Katolik lainnya.
Untuk menghormati adat dan kepercayaan umat Katolik sekaligus menjaga suasana sakral Basilika, Anda wajib mengikuti aturan berpakaian.
Mengenakan pakaian yang terlalu terbuka saat menjelajahi kota akan dianggap tidak sopan; oleh karena itu, Anda bahkan tidak dapat memasuki Kota Vatikan jika tidak mengikuti aturan berpakaian.
Apa yang harus saya lakukan jika saya tidak mengikuti aturan berpakaian?
Basilika terkadang menyediakan selendang atau bahan penutup lainnya jika Anda tidak mengenakan pakaian yang sesuai dengan aturan berpakaian.
Namun, kami tidak menyarankan untuk mengandalkan hal ini karena masih ada kemungkinan Anda akan ditolak.
Jika Anda belum memasuki kota dan tidak termasuk dalam aturan berpakaian, kami sarankan untuk membeli selendang murah dari mana saja di Roma.
Pengunjung yang sudah berada di dalam Kota mungkin dapat menemukan selendang di toko-toko di Lapangan Santo Petrus, tetapi harganya mungkin agak mahal.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang Aturan Berpakaian di Basilika Santo Petrus
1. Apa aturan berpakaian untuk Basilika Santo Petrus?
Pengunjung wajib memilih pakaian yang menutupi lutut dan bahu sepenuhnya untuk memasuki Basilika. Pria juga tidak diperbolehkan mengenakan topi atau penutup kepala di dalam Basilika.
2. Apakah Anda perlu menutup aurat di Basilika Santo Petrus?
Ya, Anda harus menutupi lutut dan bahu saat memasuki Basilika. Wanita dapat terus mengenakan topi mereka selama misa atau saat berkunjung, tetapi pria harus melepasnya.
3. Apakah pria boleh mengenakan celana pendek di Basilika Santo Petrus?
Pria mungkin diperbolehkan masuk dengan celana pendek selutut di musim panas, tetapi kami tidak menyarankan untuk mencoba hal ini. Selalu kenakan celana panjang atau jeans saat berkunjung.
4. Apakah topi diperbolehkan di Basilika Santo Petrus?
Hanya wanita yang diperbolehkan mengenakan topi di dalam Basilika.
5. Bolehkah saya memakai kaos ke Basilika?
Anda dapat mengenakan kaus tanpa potongan pendek yang tidak memiliki gambar, kata-kata, atau simbol yang tidak pantas.
6. Bolehkah saya memakai legging ke Basilika?
Anda boleh mengenakan legging ke Basilika asalkan panjangnya melebihi lutut.
7. Apa yang sebaiknya saya kenakan saat menghadiri misa di Basilika Santo Petrus?
Pria harus mengenakan kemeja formal lengan panjang atau pendek dan celana panjang. Wanita dapat mengenakan gaun panjang atau mantel ke Basilika saat menghadiri misa.
Gambar Unggulan: Destimap.com