
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang Stonehenge
Gargi Mallik
·6 min read
1. Kapan Stonehenge dibangun?
Stonehenge adalah situs prasejarah tertua yang dibangun dalam beberapa tahap selama berbagai periode. Tahap pertama, sebuah henge awal, dibangun 5.000 tahun yang lalu. Lingkaran batu ikonik ini dibangun pada akhir periode Neolitikum, sekitar 2500 SM. Kemudian, banyak gundukan pemakaman dibuat selama awal Zaman Perunggu.
2. Bagaimana Stonehenge dibangun?
Stonehenge adalah mahakarya dari era prasejarah, dibangun dengan alat dan teknik dasar yang berlaku sebelum terciptanya logam dan roda. Ratusan orang membangun struktur batu yang berat untuk mengangkut, membentuk, dan mendirikan batu-batu tersebut. Berbagai metode pengerjaan batu digunakan untuk memasang batu-batu tegak dan ambang horizontal. Para sejarawan berasumsi bahwa orang-orang menggali lubang besar dengan sisi miring untuk mendirikan batu-batu tersebut dengan bantuan tiang kayu.
3. Siapa yang membangun Stonehenge?
Bahkan setelah bertahun-tahun penelitian, masih belum jelas siapa yang membangun Stonehenge. Situs Stonehenge memiliki bukti tujuan seremonial dan menunjukkan tanda-tanda modifikasi oleh berbagai kelompok orang selama berbagai periode. Penggalian arkeologi telah menunjukkan keberadaan manusia Neolitik dan kelompok pemburu-pengumpul Mesolitik. Kelompok-kelompok ini mungkin telah berkontribusi pada pembangunan Stonehenge.
4. Mengapa Stonehenge dibangun?
Terdapat berbagai teori seputar alasan pembangunan Stonehenge. Salah satu teori menyatakan bahwa Stonehenge mungkin merupakan situs pemakaman Neolitik, situs kremasi, atau situs upacara terakhir. Aubrey Holes, yang menggali lubang-lubang di sekitar situs tersebut, telah menemukan sisa-sisa hangus dan mendukung teori ini. Teori populer lainnya menunjukkan bahwa Stonehenge adalah kalender astronomi raksasa. Stonehenge sejajar dengan matahari, bulan, dan bintang, dan mungkin merupakan observatorium ilmiah kuno. Ada juga dugaan bahwa orang-orang di masa lalu menggunakan Stonehenge untuk menghitung hari dan tahun.
5. Apakah Stonehenge merupakan salah satu keajaiban dunia?
Stonehenge adalah satu-satunya keajaiban yang tersisa di antara Tujuh Keajaiban Dunia Kuno.
6. Ada berapa batu di Stonehenge?
Stonehenge awalnya terdiri dari sekitar 100 batu besar tegak lurus dalam susunan konsentris. Dari lima trilithon (2 batu vertikal dengan satu ambang horizontal) di lingkaran dalam, hanya tiga yang masih berdiri hingga sekarang dan dua lainnya sebagian rusak. Batu Altar terkubur di bawah trilithon tertinggi. Hanya beberapa yang tersisa dari sekitar 30 batu yang ada di lingkaran luar.
7. Apakah Stonehenge layak dikunjungi?
Kunjungan ke Stonehenge adalah suatu keharusan bagi semua pecinta sejarah yang terpesona oleh misteri prasejarah. Situs Warisan Dunia UNESCO ini lebih tua dari piramida Mesir dan telah mengalami berbagai tahap modifikasi selama 5000 tahun terakhir. Untuk pengalaman wisata yang unik, Stonehenge layak dikunjungi.
8. Seberapa dekat Anda bisa mendekati Stonehenge?
Pengunjung dapat mendekati Stonehenge hingga jarak 15 yard. Pengunjung tidak diizinkan mendekat lebih dari itu untuk melindungi batu-batu tersebut bagi pengunjung di masa mendatang. Sebuah tali tipis melingkari Lingkaran Batu untuk mencegah pengunjung mendekat.
9. Bisakah kamu melihat Stonehenge dari jalan raya?
Stonehenge terlihat dari jalan raya A303. Namun, pemandangannya tidak jelas dan buram. Anda sebaiknya mengunjungi monumen tersebut dari dekat untuk mendapatkan pemandangan Stonehenge yang sempurna.
10. Bisakah Anda mengunjungi Stonehenge secara gratis?
Pengunjung dapat melihat monumen tersebut secara gratis dari jalan. Namun, Stonehenge tidak terlihat jelas dari jarak tersebut. Anda harus membeli tiket masuk untuk mendekati Stonehenge dan mengunjungi museum bersejarahnya.
11. Sebenarnya apa itu Stonehenge?
Stonehenge adalah monumen prasejarah. Tidak seperti kebanyakan monumen, Stonehenge bukanlah istana atau kastil, melainkan kumpulan batu sederhana, yang menunjukkan seberapa jauh kemajuan manusia dalam hal keterampilan arsitektur.
12. Mengapa titik balik matahari musim panas penting di Stonehenge?
Titik balik matahari musim panas terutama dikaitkan dengan kesejajaran dramatis bebatuan dengan matahari terbit, yang muncul pada ketinggian tertingginya. Matahari tetap berada di posisi tersebut selama beberapa hari ke depan. Titik balik matahari musim panas sering diyakini memiliki makna ritualistik bagi masyarakat kuno, tetapi tidak ada yang dapat dipastikan secara konkret.
13. Bagaimana saya bisa menyentuh batu-batu di Stonehenge?
Pengunjung tidak diperbolehkan menyentuh batu-batu Stonehenge selama kunjungan mereka. Anda hanya boleh menyentuh batu-batu di Stonehenge jika Anda tergabung dalam tim yang melakukan penelitian atau menerapkan metode pelestarian pada batu-batu tersebut.
14. Berapa biaya untuk menyentuh batu di Stonehenge?
Pengelola situs bersejarah tersebut tidak mengizinkan pengunjung untuk menyentuh batu-batu tersebut dengan biaya apa pun. Pengunjung membeli tiket untuk memasuki area tersebut dan menyaksikan keajaiban arsitektur. Mereka dapat melihat batu-batu tersebut dari jarak yang cukup dekat, tetapi memasuki area lingkaran dan menyentuh batu tersebut tidak mungkin dilakukan.
15. Apa itu Batu Tumit di Stonehenge?
Batu Tumit (Heel Stone) di Stonehenge adalah batu yang terletak di luar lingkaran utama. Batu ini berada dalam posisi tegak, dan kemungkinan besar berfungsi sebagai penanda untuk tujuan dan peristiwa langit. Batu Tumit di Stonehenge adalah blok batu tunggal yang besar dan terbuat dari Sarsen. Batu ini ditempatkan di dalam Jalan Raya (Avenue) di luar Lingkaran Utama.
16. Bagaimana Stonehenge sejajar dengan Titik Balik Matahari?
Keselarasan Stonehenge dengan Titik Balik Matahari sering dianggap disengaja. Sebagian besar teori meyakini bahwa keselarasan ini bukanlah kebetulan dan sengaja ditempatkan untuk tujuan ritual.
17. Apakah Stonehenge merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO, dan jika ya, mengapa?
Stonehenge adalah Situs Warisan Dunia UNESCO karena merupakan monumen prasejarah arsitektur paling canggih di dunia. Predikat Situs Warisan Dunia UNESCO diberikan kepada monumen-monumen penting yang memiliki signifikansi budaya, sejarah, ilmiah, dan lainnya. Stonehenge jelas memenuhi semua parameter ini dan karenanya berhak dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
18. Kapan Stonehenge menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO?
Stonehenge menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada sesi kesepuluh pada tahun 1986.
19. Mengapa beberapa batu di Stonehenge miring?
Beberapa batu di Stonehenge miring, sementara beberapa lainnya berdiri tegak. Ada beberapa kemungkinan penyebab kemiringan batu-batu tersebut. Secara umum diyakini bahwa batu-batu yang miring tersebut disebabkan oleh penurunan tanah akibat pergerakan material bawah tanah dan upaya penggalian.
20. Seberapa berat batu-batu di Stonehenge?
Batu-batu di Stonehenge sangat besar, dan konon batu-batu sarsen yang lebih besar memiliki berat sekitar 25 ton atau lebih. Batu sarsen terbesar, Batu Tumit (Heel Stone), konon memiliki berat sekitar 30 ton atau lebih. Batu-batu yang lebih kecil mungkin memiliki berat kurang dari batu-batu sarsen yang lebih besar, tetapi tetap dapat memiliki berat beberapa ton.
21. Apa langkah-langkah yang diambil untuk melindungi batu-batu Stonehenge?
Beberapa langkah diambil secara konsisten untuk melindungi batu-batu Stonehenge. Langkah-langkah ini termasuk membatasi akses ke batu-batu tersebut dengan tidak mengizinkan pengunjung untuk menyentuhnya. Langkah-langkah pelestarian lainnya adalah memantau kondisi lingkungan dan melakukan penelitian lebih lanjut.
22. Bagaimana manusia menemukan Stonehenge di zaman modern?
Stonehenge tidak pernah perlu ditemukan karena letaknya terbuka. Batu-batu di Stonehenge telah ada di sana sejak dipasang, dan orang-orang selalu dapat melihatnya. Tidak diperlukan penggalian atau langkah lain untuk menemukan Stonehenge karena tidak pernah hilang atau tersembunyi.
23. Jenis batu apa saja yang ada di Stonehenge?
Terdapat dua jenis batu utama di Stonehenge: batu sarsen dan batu bluestone. Batu yang lebih besar adalah batu sarsen, dan yang lebih kecil adalah batu bluestone. Batu sarsen mudah ditemukan secara alami di bagian selatan Inggris.
24. Apa itu Avenue di Stonehenge?
Jalan ini merupakan jalur prosesi yang menuju ke Sungai Anon dan kemungkinan digunakan untuk keperluan upacara atau ritual. Jalan ini terletak di Dataran Salisbury di Wiltshire dan ditemukan pada abad ke-18. Panjang jalan ini sekitar tiga kilometer.
Gambar Unggulan: English-heritage.org.uk