stonehedge stone circle||

Lingkaran Batu Stonehenge

G

Gargi Mallik

·3 min read

Stonehenge adalah landmark ikonik Inggris dan salah satu monumen paling misterius di dunia.

Dibangun lebih dari 5.000 tahun yang lalu, Lingkaran Batu adalah pusat dan situs utama Stonehenge.

Artikel ini memberikan informasi tentang sejarah Stonehenge, pengalaman melihat lingkaran batu tersebut, akses khusus ke situs tersebut, dan banyak lagi.

Sejarah

Stonehenge adalah monumen kuno yang ikonik dan misterius yang terletak di Wiltshire, Inggris.

Berasal dari sekitar tahun 3100 SM, situs ini merupakan salah satu monumen prasejarah tertua dan paling terawat di dunia.

Monumen ini terdiri dari batu-batu besar yang disusun melingkar, masing-masing beratnya mencapai 25 ton.

Para arkeolog percaya bahwa Lingkaran Batu itu adalah situs suci yang memiliki makna ritual dan spiritual bagi orang-orang yang tinggal di daerah tersebut pada waktu itu.

Meskipun tujuan pasti dari lingkaran tersebut masih belum diketahui, teori-teori pun bermunculan.

Sebagian orang percaya bahwa itu adalah observatorium astronomi, sementara yang lain berpendapat bahwa itu adalah situs pemakaman atau kuil.

Ada kemungkinan juga bahwa bangunan itu digunakan untuk keperluan upacara dan merupakan tempat ibadah bagi masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.

Struktur Stonehenge mengalami beberapa perubahan sepanjang berabad-abad.

Pada suatu titik, batu-batu itu disusun ulang dan batu-batu tambahan ditambahkan.

Namun, pada awal tahun 1600-an, situs tersebut sebagian besar telah ditinggalkan dan menjadi rusak.

Pada abad ke-19, Stonehenge dipugar dan menjadi objek wisata populer.

Saat ini, tempat ini merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO dan terus menjadi sumber daya tarik bagi para arkeolog dan pengunjung.

Lingkaran dalam Stonehenge

Lingkaran dalam ini merupakan prestasi teknik yang luar biasa dan telah membingungkan para arkeolog dan sejarawan selama berabad-abad.

Lingkaran dalam Stonehenge terdiri dari 30 batu yang dikenal sebagai batu sarsen.

Setiap batu memiliki tinggi rata-rata 4,1 meter dan berat sekitar 25 ton.

Diyakini bahwa batu-batu tersebut dibawa dari tambang terdekat dan kemudian diangkut ke lokasi tersebut.

Lingkaran bagian dalam dikelilingi oleh parit dan tanggul, yang mungkin berfungsi sebagai bagian dari ritual atau tujuan keagamaan.

Tujuan dari lingkaran dalam Stonehenge masih menjadi perdebatan.

Beberapa ahli percaya bahwa batu-batu tersebut mungkin telah digunakan untuk tujuan astronomi, seperti melacak pergerakan matahari dan bintang.

Ada pula yang berpendapat bahwa batu-batu tersebut mungkin digunakan untuk upacara atau ritual spiritual.

Apa pun tujuannya, lingkaran dalam Stonehenge tetap menjadi salah satu situs arkeologi paling misterius dan mempesona di dunia.

Pengalaman lingkaran batu Stonehenge

Stone Circle Experience menawarkan kesempatan unik untuk menikmati kekuatan dan misteri Stonehenge di lokasi aslinya.

Pemandu Anda akan membawa Anda berkeliling bebatuan, berbagi cerita, legenda lokal, dan wawasan tentang arsitektur dan konstruksi monumen yang luar biasa.

Pelajari berbagai teori tentang tujuannya, termasuk kemungkinan hubungannya dengan matahari dan bulan serta perannya sebagai situs pemakaman bagi orang-orang Neolitik dan Zaman Perunggu.

Saat Anda berdiri di tengah lingkaran, rasakan energi dan suasana dari situs kuno yang indah ini.

Di akhir kunjungan Anda, Anda akan diberikan buku kenang-kenangan untuk mengingat pengalaman Anda.

Gambar Unggulan: Countryliving.com