
Summit One vs One World Observatory.
Apurva Sinha
·8 min read
Summit One Vanderbilt vs One World Observatory – Mana yang Terbaik?
Meskipun One World Observatory memegang gelar sebagai dek observatorium tertinggi di NYC, pada tahun 2021, ia memiliki pesaing baru: Summit One Vanderbilt.
Saat ini, One World Observatory dan Summit One Vanderbilt adalah dua dek observasi paling populer yang menawarkan pengalaman unik.
Mereka menawarkan pengunjung pemandangan terbaik dari cakrawala kota, cakrawala tanpa halangan, dan pengalaman unik di dalam yang menyatu dengan eksterior.
Masing-masing, dengan karakteristik dan penawarannya yang luar biasa, memiliki kesamaan dan perbedaan dalam banyak aspek.
Artikel ini membandingkan Summit One Vanderbilt dan One World Observatory untuk membantu Anda memilih mana yang lebih baik untuk Anda kunjungi.
Summit One Vanderbilt vs One World Observatory – Rekomendasi Kami
Jika Anda berada di New York dan berencana mengunjungi dek observatorium, kami sarankan Anda mengunjungi Summit One Vanderbilt dan One World Observatory.
Setiap dek observasi menawarkan perspektif berbeda dari ketinggian ke kota, dengan jarak 5 hingga 6 mil satu sama lain.
Summit One Vanderbilt terletak di jantung Manhattan, sedangkan One World Observatory berada di lokasi World Trade Center 9/11 di Lower Manhattan.
One World Observatory adalah lokasi yang memiliki nilai sejarah penting, sementara Summit menggabungkan teknologi mutakhir modern dan seni untuk memberikan pengalaman pengamatan yang unik.
Namun, jika Anda hanya dapat mengunjungi salah satu dek observasi, pilihan Anda bergantung pada preferensi Anda.
Kunjungi One World Observatory untuk memberikan penghormatan kepada para korban 9/11 dan merasakan kesedihan atas peristiwa tragis yang mengubah wajah NYC.
Jika Anda menginginkan pengalaman yang lebih modern dan mendalam untuk menikmati pemandangan terbaik cakrawala New York, kunjungi Summit One Vanderbilt.
Bagi yang masih bingung membedakan dek observasi, simak terus karena kami akan membandingkannya dari berbagai aspek.
Summit One Vanderbilt vs One World Observatory – Harga Tiket
Harga tiket Summit One Vanderbilt dan One World Observatory hampir sama.
Harga tiket masuk Summit One Vanderbilt untuk dewasa berusia 13 tahun ke atas adalah $46, dan untuk anak-anak berusia (6 hingga 12 tahun) adalah $39.
Anak-anak di bawah usia enam tahun mendapatkan tiket masuk gratis.
Harga tiket masuk ke One World Observatory adalah $44 untuk dewasa (13 hingga 64 tahun), $41 untuk lansia (65+ tahun) dan $35 untuk anak-anak (6-12 tahun).
Anak-anak di bawah 6 tahun masuk gratis tetapi tetap membutuhkan tiket.
Mana yang Lebih Tinggi dan Menawarkan Pemandangan Terbaik: One World Observatory atau Summit One Vanderbilt?

Terletak di ketinggian 1301 kaki (397 meter) di atas permukaan tanah dan di tengah wilayah Manhattan, Summit One Vanderbilt menawarkan pemandangan Kota New York dari ketinggian tertinggi.
Summit One Vanderbilt menghadap ke lima wilayah kota New York, Sungai Hudson dan East River, serta Samudra Atlantik.
Pemandangan lainnya termasuk Empire State Building, Jembatan Brooklyn, Patung Liberty, Gedung Chrysler, Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa, Central Park, dan banyak lagi.
Selain pemandangan eksterior, Summit juga mengajak pengunjung untuk berinteraksi dengan berbagai hal, seperti tur berpemandu audio serta realitas virtual dan augmented reality.
The Summit juga menyertakan pengalaman lift kaca Ascent yang membawa pengunjung setinggi 1401 kaki (427 meter) di atas permukaan jalan.
Observatorium One World setinggi 1268 kaki dengan 100 lantai ini menawarkan pemandangan 360 derajat dari kenyamanan ruang dalam ruangan ber-AC.
Anda dapat melihat Patung Liberty, Pulau Ellis, Distrik Keuangan New York, cakrawala Manhattan, dan sebagian New Jersey serta Brooklyn.
Oleh karena itu, Summit One Vanderbilt adalah pemenang mutlak jika Anda mencari tempat yang tinggi.
Fitur Summit One Vanderbilt
Observatorium Summit One menyediakan beberapa pengalaman yang mengeksplorasi teknologi yang terus berkembang seperti realitas tertambah dan realitas virtual, di samping pengalaman digital pada umumnya.
Pengalaman per lantai meliputi:
Lantai 91
Air: Transcendence 1 (10 hingga 20 menit): oleh Kenzo Digital, menciptakan refleksi tanpa struktur di ruang fisik.
Refleksi (5 hingga 15 menit): mengamati instalasi seni karya Yayoi Kusama.
Affinity (15 hingga 25 menit): Lanjutkan pengalaman udara dan dikelilingi oleh bola-bola yang melayang.
Lantai 92
Air: Transcendence 2: lihat Transcendence 1 dan 30.375 kaki persegi cermin di atasnya.
Air: Unity: menjembatani realitas fisik dan digital.
Air at Night : pertunjukan cahaya imersif di malam hari.
Levitasi: di atas dua tepian kaca yang tergantung 1.100 kaki di atas Madison Avenue.
Lantai 93
Teras: pemandangan hingga jarak 80 mil dengan panorama 360 derajat.
Pengalaman ini diakhiri dengan teras terbuka; dari sini, Anda dapat menaiki Lift Kaca Ascent ke puncak gedung, mencapai ketinggian 1401 kaki (427 meter).
Ini adalah titik tertinggi yang dapat Anda capai di dek observasi mana pun di Kota New York.
Setelah kembali dari pengalaman naik lift, cobalah restoran bergaya Nordik di Summit – Apres .
Fitur-fitur One World Observatory
One World Observatory menyediakan panduan digital dan pengalaman multimedia seperti
Horizon Grid: Sebuah presentasi multimedia informatif yang menyoroti momen-momen tak terlupakan, wajah-wajah terkenal, dan tempat-tempat ikonik melalui 145 layar.
See Forever Theater : Sebuah pengalaman audio-visual yang menyajikan pemandangan cakrawala spektakuler untuk pertama kalinya.
Panduan Cakrawala Digital : One World menawarkan panduan iPad interaktif untuk mempelajari tempat-tempat yang Anda lihat dan mendengarkan cerita tentang setiap lokasi.
Sky Portal adalah cakram kaca berbentuk lingkaran yang menawarkan tampilan HD real-time dari jalanan.
City Pulse adalah monitor cincin interaktif definisi tinggi yang memungkinkan pengunjung untuk melihat landmark dan lingkungan di New York.
'Voices' adalah pertunjukan time-lapse yang menampilkan evolusi Kota New York dari tahun 1600-an hingga saat ini.
Salah satu aspek menarik dari pengalaman di One World Observatory adalah lift Sky Pod yang membawa Anda ke lebih dari 102 lantai dalam waktu 47 detik.
One World Observatory juga menawarkan akses ke tempat makan pilihan, mulai dari kafe kasual seperti Illy Caffè hingga restoran mewah One Dine.
Summit One Vanderbilt vs One World Observatory – Fitur Dek Observasi

Dek observasi Summit adalah perpaduan brilian antara arsitektur, teknologi, dan seni, yang menambah keseruan mengunjungi gedung pencakar langit terbaru di New York ini.
Museum ini menempati tiga lantai, yang masing-masing menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung begitu Anda memasukinya.
Lantai 91 mencakup pengalaman seperti Air Transcendence 1 (pameran udara imersif), Reflect (instalasi seni), dan Air Affinity (dunia bola-bola mengambang).
Di lantai 92, nikmati Air Transcendence 2 (lantai bercermin), Levitation (teras berlantai kaca), dan Air Unity (pengalaman digital yang dipersonalisasi).
Lantai 93 memiliki Après, sebuah kafe bertema Nordik, Teras terbuka, Ascent, lift eksterior berlantai kaca terbesar di dunia, dan toko Butik.
Di sisi lain, One World Observatory terletak di puncak gedung tertinggi, One World Trade Center, di belahan bumi bagian barat Kota New York.
Selain pemandangan 360 derajat yang menakjubkan yang membentang hingga 45 mil di seluruh kota, Anda juga dapat menikmati sekitar 145 layar presentasi multimedia dari Horizon Grid.
Anda dapat merasakan lift SkyPod super cepat yang menaiki 102 lantai dalam 47 detik, pengalaman audio-visual di See Forever Theater, dan Panduan Skyline Digital.
Keduanya memiliki restoran, kafe, toko, dan ruang santai bagi pengunjung untuk bersantai dan menikmati pemandangan.
Masing-masing memiliki fitur unik – Summit One Vanderbilt merangkul teknologi yang terus berkembang, sementara One World Observatory menjaga agar informasi tetap sederhana bagi pengunjung.
Menentukan pemenang di bagian ini cukup sulit; keputusannya bergantung pada pilihan pribadi.
Summit One Vanderbilt vs One World Observatory – Jam Buka
Summit One Vanderbilt buka dari jam 9 pagi hingga 12 malam pada hari Senin, Rabu hingga Minggu.
Pada hari Selasa, tempat ini tetap tutup.
Mengunjungi Summit One membutuhkan waktu 60 hingga 90 menit, termasuk semua pengalaman dan pemandangan cakrawala kota yang menenangkan.
Pengunjung lebih sedikit selama jam buka pada hari kerja, saat itulah Anda dapat menikmati kunjungan terbaik ke tempat tersebut.
Pengalaman malam hari adalah pengalaman lain yang wajib dicoba saat mengunjungi Summit One Vanderbilt.
Di sisi lain, One World Observatory buka setiap hari dari jam 9 pagi hingga jam 9 malam.
Kunjungan Anda ke sini membutuhkan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam.
Anda bisa pergi pada sore hari untuk menikmati pemandangan matahari terbenam di cakrawala laut, sebaiknya pada hari kerja.
Summit One Vanderbilt vs One World Observatory – Lokasi
Observatorium Satu Dunia
Summit One Vanderbilt
Summit One Vanderbilt dan One World Observatory berjarak 14 menit di Manhattan.
Summit One Vanderbilt terletak di tengah-tengah Manhattan.
Alamat: 45 E 42nd St, New York 10017. Dapatkan Petunjuk Arah
Bangunan ini memiliki tiga pintu masuk yang mengarah ke dalam gedung.
One World Observatory terletak di Lower Manhattan di Belahan Bumi Barat.
Alamat: One World Trade Center, 117 West Street, New York 10007. Dapatkan Petunjuk Arah
Letaknya di sudut Jalan West dan Vesey di Lower Manhattan.
Kedua lokasi tersebut terhubung dengan baik melalui transportasi umum seperti kereta bawah tanah, bus, dan taksi saat Anda berada di Kota New York.
Anda memiliki akses jalan yang baik ke bagian lain kota.
Tersedia opsi feri, dan One World Observatory terletak dekat terminal feri.
Summit One Vanderbilt vs One World Observatory – Perkiraan Jumlah Pengunjung
Kedua objek wisata unggulan ini menawarkan pemandangan cakrawala kota, area sekitarnya, dan perairan yang tak terlupakan.
Jika berbicara soal keramaian dan jumlah pengunjung, ada perbedaannya.
Summit One Vanderbilt adalah bangunan baru yang menawarkan pengalaman surealis.
Ini adalah lokasi paling ramai di New York, yang mendominasi media sosial seperti Instagram dan Twitter.
One World Observatory telah berdiri lebih lama, dengan dek observasi yang lebih kecil daripada Summit dan menyambut tiga juta pengunjung setiap tahunnya.

