The Best Travel Books to Read Before Your Next Trip

Buku-Buku Perjalanan Terbaik untuk Dibaca Sebelum Perjalanan Anda Berikutnya

G

Gargi Mallik

·7 min read

Buku-Buku Perjalanan Terbaik untuk Membangkitkan Hasrat Berpetualang Anda

Salah satu pengalaman paling memperkaya hidup yang dapat kita miliki adalah bepergian. Kita dapat menemukan budaya yang berbeda, mengenal orang-orang baru, dan memperluas perspektif kita berkat hal itu. Namun, mengapa tidak menyelami beberapa novel perjalanan terbaik yang pernah ditulis sebelum Anda memulai petualangan berikutnya? Buku-buku ini memotivasi Anda dan membangkitkan hasrat berkelana Anda, serta memberi Anda pengetahuan tentang berbagai wilayah di dunia. Buku-buku perjalanan terbaik untuk dibaca sebelum liburan Anda berikutnya tercantum di bawah ini.

“Into the Wild” karya Jon Krakauer

Buku non-fiksi karya Jon Krakauer, “Into the Wild,” mengisahkan kehidupan dan kematian Christopher McCandless, seorang pria yang meninggalkan kehidupan mewah untuk tinggal di hutan. Buku ini menggambarkan perjalanan McCandless ke Alaska dan wilayah Barat sebelum kematiannya yang tragis. Buku ini merupakan narasi motivasi tentang pencarian jati diri seorang pria untuk menemukan siapa dirinya dan menjalani hidup tanpa terhalang oleh konvensi sosial.

“Sang Alkemis” karya Paulo Coelho

Buku karya Paulo Coelho, “The Alchemist,” menceritakan kisah seorang gembala muda bernama Santiago yang memulai pencarian untuk menemukan harta karun yang terkubur di piramida Mesir. Buku ini merupakan alegori yang ditulis dengan sangat indah tentang mengejar ambisi, mengambil risiko, dan kemampuan kosmos untuk mendukung usaha Anda.

“Eat, Pray, Love” karya Elizabeth Gilbert

Memoar Elizabeth Gilbert berjudul “Eat, Pray, Love” menceritakan perjalanan penemuan jati diri yang menyakitkan akibat perceraiannya melalui Italia, India, dan Indonesia. Buku ini merupakan narasi inspiratif tentang pencarian seorang wanita akan kebahagiaan, cinta, dan tujuan hidup. Ini adalah buku yang memotivasi dan akan membuat Anda ingin mengejar aspirasi Anda.

“Seni Bepergian” karya Alain de Botton

“Seni Bepergian” karya Alain de Botton
Gambar: Pinterest.com

Karya filosofis Alain de Botton, “The Art of Travel”, mengkaji esensi perjalanan dan signifikansinya dalam hidup kita. Buku ini merupakan bacaan yang menggugah pikiran yang mengeksplorasi motivasi di balik perjalanan, manfaat yang kita harapkan darinya, dan bagaimana kita dapat memaksimalkan pengalaman kita. Siapa pun yang menikmati perjalanan dan ingin mempelajari lebih lanjut tentang mengapa kita melakukannya harus membaca buku ini.

“Wild” karya Cheryl Strayed

Biografi karya Cheryl Strayed berjudul “Wild” menceritakan perjalanannya sendirian menyusuri Pacific Crest Trail. Cobaan yang dialaminya di jalan dan pergulatannya dengan iblis dalam dirinya dicatat dalam buku ini, bersama dengan kemenangan-kemenangannya. Narasi yang menggugah dalam novel ini mengikuti seorang wanita saat ia mencari identitas dan tempatnya di dunia.

“Di Negeri yang Terbakar Matahari” karya Bill Bryson

“Di Negeri yang Terbakar Matahari” karya Bill Bryson
Gambar: Ebay.com

Buku catatan perjalanan Bill Bryson berjudul “In a Sunburned Country” (Di Negara yang Terbakar Matahari) menceritakan perjalanannya ke Australia. Buku ini merupakan deskripsi yang lucu dan mendalam tentang perjalanan Bryson melalui negara yang anehnya menarik. Siapa pun yang berencana berlibur ke Australia dan ingin mempelajari lebih lanjut tentang sejarah dan budaya negara tersebut harus membacanya.

“Pantai” karya Alex Garland

Buku Alex Garland, “The Beach”, menceritakan kisah sekelompok pelancong yang menemukan surga tersembunyi di Thailand. Buku ini merupakan bacaan yang menarik dan memikat yang mengeksplorasi sisi gelap budaya backpacker dan bahaya yang mungkin tersembunyi di balik permukaan surga.

“Perjalanan Bersama Charley” karya John Steinbeck

“Perjalanan Bersama Charley” karya John Steinbeck
Gambar: Abebooks.com

John Steinbeck menulis memoar berjudul "Travels with Charley" tentang perjalanannya keliling Amerika bersama anjingnya, Charley. Steinbeck bertemu orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat dan menikmati beragam lanskap Amerika dalam deskripsi petualangannya yang menawan dan penuh wawasan ini. Ini adalah catatan perjalanan abadi yang masih relevan hingga saat ini, 50 tahun setelah pertama kali diterbitkan.

“Setahun di Provence” karya Peter Mayle

“Setahun di Provence” karya Peter Mayle
Gambar: Amazon.in

Memoar Peter Mayle berjudul “A Year in Provence” menggambarkan pengalamannya tinggal di wilayah selatan Prancis. Buku ini merupakan deskripsi yang indah dan lucu tentang kehidupan Mayle di sebuah dusun kecil Prancis saat ia menikmati kesenangan budaya Prancis dan mengatasi perbedaan budaya. Ini adalah buku yang indah yang akan membawa Anda ke perbukitan Provence di bawah sinar matahari.

“Buku Harian Sepeda Motor” karya Ernesto “Che” Guevara

Ernesto “Che” Guevara menulis memoar berjudul “The Motorcycle Diaries” tentang perjalanannya mengelilingi Amerika Selatan bersama sahabatnya, Alberto Granado. Buku ini memberikan gambaran menarik tentang perjumpaan Guevara dengan kemiskinan dan tirani rakyat Amerika Selatan, yang memengaruhi perkembangannya sebagai pemimpin revolusioner. Buku ini memberikan sudut pandang yang khas tentang Amerika Selatan dan rakyatnya, serta merupakan bacaan yang kuat dan inspiratif.

“Belok Kanan di Machu Picchu” karya Mark Adams

Buku catatan perjalanan “Turn Right at Machu Picchu” karya Mark Adams menggambarkan perjalanannya melintasi Peru dalam pencarian kota Inca yang legendaris. Petualangan Adams saat ia melintasi Andes dan menemukan misteri Machu Picchu dideskripsikan dalam buku ini, yang sekaligus lucu dan informatif. Siapa pun yang mempertimbangkan untuk mengunjungi Peru atau tertarik pada arkeologi dan sejarah harus membacanya.

“Into Thin Air” karya Jon Krakauer

Jon Krakauer menulis buku nonfiksi "Into Thin Air" tentang pendakiannya ke Gunung Everest pada tahun 1996. Saat Krakauer dan rekan-rekan pendakinya mencoba bertahan hidup dalam kondisi terburuk, buku ini menawarkan kronik menegangkan tentang bencana yang terjadi di gunung tersebut. Ini adalah buku yang menarik dan menyedihkan yang menyajikan sudut pandang khas tentang risiko yang terkait dengan pendakian di ketinggian.

“Kota Z yang Hilang” karya David Grann

Buku non-fiksi karya David Grann berjudul “The Lost City of Z” merinci penyelidikannya tentang hilangnya penjelajah Percy Fawcett secara misterius pada tahun 1925 di hutan hujan Amazon. Kisah perjalanan Grann, saat ia mengikuti jejak Fawcett dan mempelajari misteri hutan, diceritakan dalam buku yang menarik ini. Ini adalah buku yang sangat menarik dan menyajikan sudut pandang yang unik tentang rahasia Amazon.

“Bazar Kereta Api Besar” karya Paul Theroux

Paul Theroux menulis sebuah catatan perjalanan berjudul “The Great Railway Bazaar” tentang perjalanan kereta api transatlantiknya dari London ke Tokyo dan kembali. Dalam buku ini, Theroux bertemu dengan orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat dan menjelajahi berbagai lanskap Eropa dan Asia, yang merupakan deskripsi petualangannya yang lucu dan penuh wawasan. Siapa pun yang menikmati perjalanan kereta api dan ingin mempelajari lebih lanjut tentang budaya dan masyarakat Eropa dan Asia harus membacanya.

“Geografi Kebahagiaan” karya Eric Weiner

“Geografi Kebahagiaan” karya Eric Weiner
Gambar: Deadline.com

Eric Weiner menulis buku nonfiksi berjudul “The Geography of Bliss” tentang perjalanannya keliling dunia untuk mencari lokasi paling bahagia di planet ini. Pengalaman Weiner saat melakukan perjalanan ke berbagai negara termasuk Bhutan, Islandia, dan Swiss diceritakan dalam buku ini dengan cara yang lucu dan mencerahkan. Ini adalah buku yang merangsang pikiran yang menyajikan sudut pandang khusus tentang hakikat kebahagiaan dan berbagai metode yang digunakan orang untuk mencarinya di seluruh dunia.

Kesimpulan

Sebagai penutup, membaca novel perjalanan sebelum perjalanan Anda berikutnya mungkin merupakan cara yang bagus untuk mempersiapkan diri dan mempelajari lebih lanjut tentang budaya dan orang-orang yang akan Anda temui di sepanjang rute. Buku-buku dalam daftar ini, yang mencakup memoar, catatan perjalanan, dan narasi sejarah, menawarkan berbagai sudut pandang dan ide. Buku-buku ini membawa pembaca ke banyak lokasi di seluruh dunia, dari kedalaman hutan hujan Amazon hingga perbukitan Provence yang disinari matahari, dan memberikan pandangan mendalam tentang budaya dan penduduk setempat.

Bacaan yang Direkomendasikan

#Buku-buku Perjalanan Terbaik untuk Dibaca Sebelum Perjalanan Anda Berikutnya

#Daftar Periksa Perjalanan Darat Terlengkap

#Cara Merencanakan Staycation yang Sempurna

Menghilangkan semua keraguan terkait membaca panduan perjalanan untuk perjalanan yang nyaman.

1. Apakah catatan perjalanan hanya menyoroti keunggulan suatu lokasi?

2. Bisakah bepergian digantikan dengan membaca buku-buku yang berkaitan dengan perjalanan?

3. Kategori buku perjalanan apa saja yang ditawarkan?

4. Dapatkah pemandu wisata membantu saya dalam perencanaan liburan?

5. Apa saja manfaat membaca buku panduan perjalanan sebelum bepergian?

Gambar Unggulan: Eduindex.org