
Hal-hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Museum Thyssen-Bornemisza di Madrid
Apurva Sinha
·12 min read
Museum Thyssen-Bornemisza atau Museo Nacional Thyssen-Bornemisza Museum adalah sebuah museum seni di Madrid, Spanyol.
Museum ini dinamai menurut pendirinya, Baron Heinrich Thyssen-Bornemisza Museum, atau Thyssen.
Dengan lebih dari 1600 lukisan, Museum Thyssen menyimpan karya-karya dari seniman terkenal seperti Caravaggio, Vincent van Gogh, Pablo Picasso, dan masih banyak lagi.
Museum ini merupakan bagian dari “Segitiga Emas Seni,” yang juga mencakup Prado dan Museum Reina Sofia.
Panduan ini mencakup segala hal mulai dari karya seni yang wajib ditonton, sejarah, jam buka, waktu terbaik untuk berkunjung, cara menuju ke sana, dan detail tiket.
Di manakah letak Museum Thyssen-Bornemisza?
Lokasi: P. del Prado, 8, 28014 Madrid, Spanyol. Dapatkan Petunjuk Arah
Museum Thyssen-Bornemisza terletak di bagian utara Madrid, tepatnya di Segitiga Emas Seni.
Lokasinya berjarak hampir 365 m dari Museum Prado dan 876 m dari Museum Reina Sofia, dan berada di salah satu jalan utama kota.
Tentang Museum Thyssen-Bornemisza
Dibuka: Oktober 19992
Alamat: P. del Prado, 8, 28014 Madrid, Spanyol
Jam Buka: 10 pagi hingga 7 malam (Selasa hingga Minggu) dan 12 siang hingga 4 sore (Senin)
Hari libur: Senin (pukul 12 siang hingga 4 sore)
Waktu terbaik untuk berkunjung: pukul 10 pagi pada hari kerja
Tiket Museum Thyssen-Bornemisza: €13
Tempat Terdekat: Museum Prado (365 m)
Stasiun Terdekat: Banco de España, Jalur 2
Hal-hal yang dapat dilihat di Museum Thyssen-Bornemisza
Museum Thyssen-Bornemisza di Madrid menyimpan koleksi seni luar biasa yang mencakup beberapa abad dan gaya.
Berikut beberapa sorotan dari koleksi lengkap yang tidak boleh Anda lewatkan.
Diptych Kabar Gembira karya Jan van Eyck

Jan van Eyck adalah seorang diplomat, ahli potret, dan pencipta lebih dari seratus lukisan religius.
“Annunciation” adalah sebuah mahakarya menakjubkan yang dibuat sebagai hadiah untuk Duke Charles the Bold.
Lukisan ini dikenal karena detailnya yang luar biasa dan figur-figur yang sangat realistis, sebuah bukti dari keterampilan teknis sang seniman yang luar biasa.
Sayangnya, hanya sayap kiri dari triptych religius agung ini yang masih ters сохрани.
Potret Giovanna degli Albizzi Tornabuoni oleh Domenico Ghirlandaio

Domenico Ghirlandaio, seorang seniman Florentine terkenal, melukis potret anumerta Giovanna Tornabuoni, istri Lorenzo Tornabuoni, yang meninggal saat melahirkan pada tahun 1488.
Potret ini merupakan contoh potret era Renaisans yang sesuai dengan aturan genre tersebut, dengan penggambaran setengah badan, tampilan profil, proporsi ideal, dan tangan yang saling menggenggam.
Yesus di Antara Para Dokter karya Albrecht Dürer

Albrecht Dürer, seorang seniman Renaisans Jerman yang terkenal, melukis "Yesus di Antara Para Dokter" selama kunjungan keduanya ke Italia, di mana ia sangat dihormati.
Karya seni ini menggambarkan Yesus yang berusia 12 tahun sedang berbicara dengan para imam bijak di bait suci Yerusalem.
Film ini berfokus pada ekspresi dan gerak tubuh para tokoh untuk menyampaikan emosi mereka, menyoroti ketenangan Yesus dan kegugupan para imam.
Santa Katarina dari Alexandria, Caravaggio
Caravaggio, seorang pelukis Barok Italia yang terkenal, memberikan pengaruh yang besar pada seni Eropa abad ke-17.
Lukisan halus karya seniman ini menggambarkan kecantikan Catherine dari Alexandria yang cerdas dan tak kenal takut, yang menjadi martir pada abad ke-4.
Ia menggunakan Fillide Melandroni, seorang pelacur, sebagai model untuk lukisan tersebut, yang ternyata cukup kontroversial.
Karya Seni Terkenal Lainnya

Tiket Museum Thyssen-Bornemisza
Museum Thyssen menarik lebih dari satu juta pengunjung setiap tahunnya, sekitar tiga ribu pengunjung setiap hari.
Inilah mengapa memesan tiket secara online jauh-jauh hari sebelumnya adalah ide yang lebih baik.
Anda dapat menghemat waktu tunggu hingga 20 menit di konter jika Anda memesan secara online terlebih dahulu.
Setelah melakukan pembelian, Anda akan menerima email berisi tiket Museum Thyssen-Bornemisza Anda.
Saat tiba di museum, Anda dapat menunjukkan tiket di pintu masuk dan langsung masuk. Tidak perlu mencetak tiket.
Di bawah ini, Anda akan menemukan daftar berbagai jenis pengalaman Museum Thyssen yang dapat Anda pesan.
Dengan tiket ini, Anda dapat melihat semua karya seni di dalam museum pada slot waktu yang Anda inginkan.
Tiket Tanpa Antrian ke Museum Thyssen
Tiket Skip the Line Thyssen Museum adalah cara termurah dan terpopuler untuk memasuki Museo Nacional Thyssen-Bornemisza di Madrid.
Tiket ini memungkinkan Anda untuk melewati antrean di loket tiket dan langsung masuk ke museum.
Anda dapat melihat pameran sementara dan permanen yang menampilkan karya-karya seniman paling terkenal di dunia, termasuk Van Gogh, Picasso, dan Monet.
Saat memesan tiket ini, Anda dapat memilih panduan audio.
Harga Tiket
Tiket masuk tanpa panduan audio
Tiket dewasa (18 hingga 64 tahun): 13 Euro
Tiket lansia (65+ tahun): 10 Euro
Tiket pelajar (dengan kartu pelajar yang masih berlaku): 10 Euro
Tiket anak (hingga 17 tahun): Gratis
Dengan tambahan 5 euro, Anda dapat membeli panduan audio bersamaan dengan tiket Anda.
Panduan audio tersedia dalam bahasa Spanyol, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Portugis, Rusia, Jepang, dan Mandarin.
Tiket masuk dengan panduan audio.
Tiket dewasa (18 hingga 64 tahun): 18 Euro
Tiket lansia (65+ tahun): 15 Euro
Tiket pelajar (dengan kartu pelajar yang masih berlaku): 15 Euro
Tiket anak (hingga 17 tahun): 5 Euro
Catatan : Jika ada pameran khusus di Museum Thyssen, Anda harus memilih slot waktu untuk mengunjunginya.
Hal ini bertujuan untuk membantu mengelola keramaian dan memastikan setiap orang mendapatkan pengalaman yang baik.
Pameran tetap Museum Thyssen dapat dikunjungi kapan saja selama jam buka museum.
Anda tidak perlu memesan waktu untuk mengunjungi pameran permanen.
Penerimaan pengunjung terakhir ke museum adalah satu jam sebelum tutup.
Paseo del Arte Pass

Madrid adalah rumah bagi tiga museum seni terkenal di dunia: Museum Nasional Thyssen-Bornemisza, Museum Prado, dan Museum Reina Sofia.
Museum-museum ini semuanya terletak dalam jarak yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki satu sama lain, membentuk "Segitiga Emas Seni".
Jika Anda seorang pencinta seni, Paseo del Arte Pass adalah cara sempurna untuk menikmati ketiga museum tersebut.
Kartu ini memberi Anda akses masuk selama satu tahun ke ketiga museum, menghemat 14% biaya tiket masuk, dan memungkinkan Anda melewati antrean.
Museum Thyssen-Bornemisza memiliki beragam koleksi seni dari abad ke-13 hingga ke-20, termasuk karya-karya Botticelli, Velázquez, Monet, dan Picasso.
Museum Prado menyimpan koleksi seni Spanyol yang terkenal di dunia, termasuk karya-karya agung dari Velázquez, Goya, dan El Greco.
Museum Reina Sofía terkenal dengan koleksi seni modern dan kontemporernya, termasuk karya-karya Picasso, Miró, dan Dalí.
Passeo del Arte menawarkan nilai yang sangat baik, dan merupakan cara sempurna untuk melihat beberapa karya seni terbaik di dunia.
Peta Museum Thyssen Bornemisza

Museum ini terbagi menjadi tiga lantai:
- Lantai 0: Lantai ini menyimpan karya seni abad ke-20, termasuk karya-karya Picasso, Matisse, dan Warhol.
- Lantai 1: Lantai ini menampilkan lukisan-lukisan Impresionis, Pasca-Impresionis, dan Ekspresionis Jerman, termasuk karya-karya Monet, Van Gogh, Renoir, dan Cézanne.
- Lantai 2: Lantai ini didedikasikan untuk para maestro lama, termasuk karya-karya Giotto, Botticelli, Titian, dan El Greco.
Museum ini juga memiliki ruang pameran sementara, yang menampilkan berbagai pameran yang berganti-ganti sepanjang tahun.
Jika Anda berencana mengunjungi Museum Thyssen, ada baiknya mengunduh peta museum terlebih dahulu.
Ini akan membantu Anda merencanakan kunjungan dan memastikan Anda tidak melewatkan hal-hal menarik apa pun.
Museum Thyssen-Bornemisza terkenal karena apa?
Museum Thyssen-Bornemisza terkenal dengan koleksi seninya yang luar biasa dan luas, yang mencakup delapan abad lukisan Eropa.
Koleksi museum ini menyimpan karya seni dari seniman terkenal seperti Van Gogh, Kirchner, Hopper, Gauguin, Rubens, Frans Hals, dan masih banyak lagi.
Museum ini juga terkenal dengan koleksi lukisan Eropa awal yang mengesankan, termasuk lukisan Italia dari abad ke-15 (trecento) dan ke-15 (quattrocento).
Museum Thyssen-Bornemisza melengkapi koleksi museum Prado dan Reina Sofia dengan mengisi kesenjangan sejarah.
Ini termasuk seni primitif Italia dan karya-karya dari aliran Inggris, Belanda, dan Jerman untuk Museum Prado.
Sejarah Museum Thyssen-Bornemisza
Museum Thyssen memiliki sejarah yang menarik yang dimulai pada tahun 1920-an.
Pada masa itu, Heinrich, Baron Thyssen-Bornemisza de Kászon, mulai mengoleksi karya seni untuk koleksi pribadinya.
Alih-alih membeli lukisan Eropa, ia memperoleh banyak karya agung dari para jutawan Amerika yang menghadapi Depresi Besar dan pajak warisan.
Koleksinya mencakup karya-karya luar biasa seperti potret Giovanna Tornabuoni karya Ghirlandaio dan Ksatria karya Carpaccio.
Kemudian, putra Heinrich, Baron Hans Heinrich Thyssen-Bornemisza, memperluas koleksi tersebut dengan mengumpulkan karya seni dari keluarganya dan memperoleh karya seni Gotik baru.
Awalnya, koleksi tersebut disimpan di sebuah bangunan berlantai dua puluh di lahan milik keluarga di Lugano, Munich.
Kemudian, pada tahun 1988, Thyssen Bornemisza berupaya memperluas koleksi dengan penambahan bangunan baru yang dirancang oleh arsitek Inggris. Namun, Dewan Kota Lugano menolak rencana ini.
Pada tahun 1985, pernikahan baron dengan Carmen “Tita” Cervera, mantan Miss Spanyol, memperkenalkannya pada dunia koleksi seni.
Pengaruhnya menyebabkan koleksi tersebut dipindahkan ke Spanyol, di mana museum tersebut resmi dibuka pada tahun 1992, menampilkan 715 karya seni.
Pemerintah Spanyol membeli 775 karya seni tersebut seharga 350 juta dolar AS setahun kemudian.
Sejak saat itu, museum ini berlokasi di dekat dua museum terkenal lainnya di Madrid, Spanyol, dan menarik ratusan ribu pengunjung.
Cara Menuju Museum Thyssen-Bornemisza

Menuju Museum Thyssen-Bornemisza cukup mudah, menawarkan berbagai pilihan transportasi:
Dengan Bus: Anda dapat mencapai museum dengan menggunakan salah satu rute bus berikut: 1, 2, 5, 9, 10, 14, 15, 20, 27, 34, 37, 41, 51, 52, 53, 74, 146, atau 150.
Dengan Kereta Api: Jika Anda lebih suka naik kereta api, turunlah di Stasiun Atocha atau Estacion Recoletos, yang hanya berjarak beberapa langkah dari museum.
Dengan Metro: Naik jalur 2 dan turun di stasiun Banco de España ; dari sana, museum hanya berjarak beberapa langkah.
Dengan Mobil: Bagi yang mengemudi, cukup masukkan “Paseo del Prado, 8, 28014 Madrid, Spanyol” ke dalam ponsel pintar atau aplikasi GPS Anda dan ikuti petunjuknya.
Tempat parkir tersedia di Las Cortes untuk kenyamanan Anda.
Dengan Sepeda: Jika Anda menyukai bersepeda, Anda dapat mengambil sepeda dari stasiun sepeda terdekat dan sampai ke Marqués de Cubas, 25.
Jam Buka Museum Thyssen-Bornemisza
Museum Thyssen-Bornemisza buka pukul 10 pagi dan tutup pukul 7 malam dari hari Selasa hingga Minggu.
Bagi yang ingin menikmati museum secara gratis, jam operasionalnya adalah dari pukul 12 siang hingga 4 sore setiap hari Senin.
Namun, pada tanggal 24 dan 31 Desember, jam operasional yang disesuaikan untuk menerima pengunjung adalah dari pukul 10 pagi hingga 3 sore.
Penting untuk dicatat bahwa museum ini libur pada hari-hari tertentu, yaitu tutup pada tanggal 1 Januari, 1 Mei, dan 25 Desember.
Pengunjung dapat merencanakan kunjungan mereka dengan tepat untuk mengapresiasi karya seni kelas dunia yang dipamerkan.
Berapa Lama Waktu yang Anda Butuhkan di Museum Thyssen-Bornemisza?
Kunjungan ke Museum Thyssen-Bornemisza di Madrid biasanya dapat dinikmati dalam waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam.
Selama waktu ini, pengunjung dapat menjelajahi koleksi seni Eropa yang luas di museum yang mencakup beberapa abad dan mengagumi karya-karya unggulannya.
Namun, mereka yang memiliki minat lebih mendalam pada seni dan keinginan untuk menjelajahi koleksi secara lebih komprehensif dapat memilih untuk menghabiskan waktu tambahan menjelajahi museum.
Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Museum Thyssen-Bornemisza
Waktu terbaik untuk mengunjungi Museum Thyssen idealnya adalah pada dini hari, tepat pukul 10 pagi, terutama pada hari Selasa, Rabu, atau Kamis.
Hari kerja ini menawarkan pengalaman yang lebih tenang dibandingkan keramaian yang hiruk pikuk pada hari Senin (karena masuk gratis) dan keramaian akhir pekan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.
Bagi mereka yang mencari kunjungan yang menyenangkan dan hemat biaya, waktu terbaik dalam setahun adalah musim semi (Maret hingga Mei) dan musim gugur (September hingga November).
Cuacanya menyenangkan selama periode ini, dan jumlah pengunjung relatif lebih sedikit dibandingkan dengan puncak musim panas.
Musim dingin juga bisa menjadi pilihan yang ramah anggaran, karena harga hotel dan akomodasi lebih murah, menjadikannya pilihan yang sangat baik.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Siapakah Thyssen?
Thyssen Bornemisza adalah seorang kolektor seni terkemuka dan anggota keluarga industrialis Thyssen. Pada tahun 1993, Baron Thyssen menjual sebagian besar koleksi seninya kepada pemerintah Spanyol, yang kemudian menjadi dasar bagi Museum Thyssen-Bornemisza di Madrid.
2. Kapan Museum Thyssen-Bornemisza dibangun?
Museum Thyssen-Bornemisza, dalam bentuknya saat ini, secara resmi dibuka untuk umum pada tanggal 8 Oktober 1992. Namun, museum ini bertempat di sebuah istana neoklasik bersejarah yang dikenal sebagai Istana Villahermosa (Palacio de Villahermosa), yang pembangunannya berasal dari abad ke-18.
3. Bagaimana sejarah Museum Thyssen di Madrid?
Museum Thyssen-Bornemisza di Madrid dibuka pada tahun 1992, memamerkan koleksinya yang luar biasa yang mencakup berbagai abad dan gaya seni. Pemerintah Spanyol kemudian mengakuisisi sebagian besar koleksi tersebut.
4. Apakah Anda memerlukan tiket untuk Museum Thyssen-Bornemisza?
Pada umumnya, Anda memerlukan tiket untuk memasuki Museum Thyssen-Bornemisza di Madrid yang disponsori oleh tickets-for-museo-nacional-thyssen-bornemisza-madrid ferrer noopener. Harga tiket mulai dari 13 euro. Namun, masuk gratis pada hari Senin dari pukul 12 siang hingga 4 sore.
5. Museum Thyssen-Bornemisza terkenal karena apa?
Museum Thyssen-Bornemisza di Madrid terkenal dengan koleksi lukisan Eropa yang beragam dan luas. Museum ini menampilkan karya-karya seniman terkenal dari berbagai gerakan dan periode seni.
6. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengunjungi Museum Thyssen-Bornemisza?
Kunjungan ke Museum Thyssen akan memakan waktu setidaknya 2-3 jam untuk menikmati sorotan utama dan sebagian besar koleksinya. Jika Anda seorang pencinta seni, Anda dapat menghabiskan lebih banyak waktu di sini dan mengunjungi Museum Prado dan Thyssen-Bornemisza yang berada di dekatnya.
7. Apa yang tidak boleh saya lewatkan di Thyssen?
Diptych Kabar Gembira karya Jan van Eyck, Potret Giovanna degli Albizzi Tornabuoni, Domenico Ghirlandaio, dan Ksatria Muda di Lanskap karya Vittore Carpaccio, Yesus di Antara Para Dokter karya Albrecht Dürer, Lanskap dengan Peristirahatan dalam Pelarian ke Mesir karya Joachim Patinir, dan lain-lain, adalah beberapa karya seni terkenal yang tidak boleh Anda lewatkan di Thyssen.
8. Jam berapa jam masuk gratis ke Thyssen?
Pengunjung dapat memasuki Museum Thyssen Madrid secara gratis setiap hari Senin mulai pukul 12 siang hingga 4 sore.
9. Siapakah seniman paling terkenal di Thyssen?
Caravaggio, Vincent van Gogh, Pablo Picasso, Claude Monet, Edgar Degas, Wassily Kandinsky, dan Edward Hopper adalah beberapa seniman paling terkenal di Thyssen.
10. Apakah Thyssen layak dikunjungi?
Ya, Museum Thyssen-Bornemisza di Madrid layak dikunjungi. Museum ini memiliki koleksi lukisan Eropa yang mengesankan, termasuk karya-karya dari abad ke-13 hingga ke-20. Museum ini memiliki karya seni dari seniman terkenal seperti Caravaggio, Vincent van Gogh, Pablo Picasso, dan masih banyak lagi.
11. Apa nama museum terkenal di Madrid, Spanyol?
Terdapat tiga museum terkenal di Madrid, Spanyol, yang secara kolektif dikenal sebagai Segitiga Emas Seni. Museum Prado (Museo del Prado), Museum Reina Sofia (Museo Reina Sofia), dan Museum Thyssen-Bornemisza (Museo Thyssen-Bornemisza).
12. Apa itu Museum Tiga Besar di Madrid?
Museum Prado, Reina Sofia, dan Thyssen-Bornemisza dikenal sebagai Tiga Museum Besar Madrid.
13. Sebutkan 3 museum yang berada di Segitiga Emas Seni di Madrid?
Tiga museum di Segitiga Emas Seni di Madrid adalah Prado, Thyssen-Bornemisza, dan Thyssen-Bornemisza. Istilah Segitiga Emas digunakan untuk ketiga museum ini karena letaknya berdekatan, membentuk area segitiga di jantung kota Madrid.
Gambar Unggulan: Emuseothyssen.org
