
Tiket, Harga, Diskon, Hal yang Dapat Diharapkan, dan Lainnya untuk Museum Seni Amerika Whitney
Gargi Mallik
·15 min read
Bertempat di gedung avant-garde yang menakjubkan yang dirancang oleh arsitek terkenal Renzo Piano, Whitney adalah kiblat seni Amerika abad ke-20 dan ke-21 di New York City.
Saat Anda menaiki lift kaca luar ruangan, bersiaplah untuk menemukan karya-karya menakjubkan dari seniman seperti Georgia O'Keeffe, Edward Hopper, Andy Warhol, dan Kara Walker.
Dari mahakarya ekspresionis abstrak hingga karya kontemporer yang provokatif, Museum Seni Amerika Whitney memiliki koleksi yang tiada duanya.
Di setiap sudut, Anda akan menemukan tekstur, warna, dan bentuk visioner yang menginspirasi Anda untuk melihat dunia dengan cara-cara baru yang berani.
Pameran yang berganti-ganti ini juga menampilkan suara-suara baru yang menarik dan instalasi mutakhir yang menanggapi isu-isu mendesak saat ini.
Saat leher Anda terasa pegal karena menatap lukisan-lukisan di atas, pergilah ke teras luar ruangan yang cerah untuk menikmati pemandangan Kota New York yang menyegarkan.
Kontemporer, berani, dan benar-benar unik – itulah Whitney. Sebagai ibu kota seni Amerika, ini adalah satu museum yang mutlak tidak boleh Anda lewatkan di NYC.
Artikel ini memuat semua informasi tentang tiket, harga, diskon, jam buka, cara menuju ke sana, apa yang bisa dilihat, pameran, dan lainnya dari Whitney Museum of American Art.
Foto
Jam buka : 10.30 pagi hingga 6 sore
Entri terakhir : pukul 17.00
Waktu yang dibutuhkan : 2 hingga 3 jam
Waktu terbaik untuk berkunjung : Selasa atau Rabu, selama musim semi/musim gugur
Harga tiket : $25
Lokasi:
99 Gansevoort St, New York, NYC. Dapatkan Petunjuk Arah .
Apa yang Dapat Anda Harapkan di Museum Seni Amerika Whitney

Whitney menyajikan spektrum lengkap seni Amerika abad ke-20 dan ke-21 dalam pameran dan instalasi yang menarik dan inovatif.
Saat memasuki gedung, pastikan untuk menikmati arsitektur bangunannya, yang merupakan sebuah karya seni tersendiri.
Dengan ruang pameran yang terhubung oleh teras luar ruangan, Anda dapat menikmati pemandangan panorama High Line dan Sungai Hudson.
Karya-karya unggulan dari koleksi permanen Whitney adalah 25.000 karya dari seniman seperti Hopper, O'Keeffe, Pollock, dan Warhol.
Anda dapat melihat bagaimana seni Amerika berkembang dan menjelajahi karya-karya kontemporer yang provokatif yang secara aktif menanggapi lanskap sosial yang kompleks saat ini.
Pastikan Anda menyisihkan waktu untuk pameran khusus yang menampilkan para maestro modern seperti Basquiat atau memamerkan bakat-bakat baru yang menarik.
Dengan program-program seperti diskusi, film, acara musik, dan kegiatan keluarga, selalu ada sesuatu yang baru untuk merangsang pikiran artistik dari segala usia.
Di mana membeli tiket Whitney Museum of American Art?
Ada dua cara untuk mendapatkan tiket ke Museum Seni Amerika Whitney: secara online atau di loket tiket museum.
Lebih baik membelinya secara online karena harganya lebih murah daripada yang ada di museum.
Membeli tiket Whitney Museum of American Art secara online akan menghemat waktu Anda dari antrean panjang, terutama selama musim ramai ketika antrean memakan waktu berjam-jam.
Loket tiket museum hanya memiliki jumlah tiket yang terbatas, dan tiket tersebut cepat habis terjual. Anda mungkin tidak mendapatkan tiket meskipun sudah mengantre cukup lama.
Membeli tiket Whitney Museum of American Art secara online adalah langkah bijak untuk mencegah kekecewaan di menit-menit terakhir.
Tiket Museum Seni Amerika Whitney

Museum Seni Amerika Whitney menawarkan tiket masuk bagi pengunjung untuk menikmati koleksinya yang terkenal.
Dengan tiket ini, Anda dapat mengunjungi Museum Seni Amerika Whitney di Kota New York dan menjelajahi koleksi seni abad ke-20 dan ke-21 yang luas karya lebih dari 3000 seniman.
Tiket Anda memberikan akses ke pameran permanen dan sementara, dengan 15 pameran yang berganti setiap tahunnya.
Saksikan lukisan, patung, gambar, cetakan, foto, film, video, dan media baru dari koleksi permanen yang berisi lebih dari 21.000 karya.
Tiket termasuk:
- Pintu masuk ke Whitney
- Akses ke pameran permanen dan sementara
- Akses ke lukisan, patung, cetakan, foto, dan banyak lagi.
Harga Tiket:
Harga tiket masuk Whitney Museum of American Art adalah $25 untuk pengunjung dewasa.
Anak-anak di bawah usia 18 tahun bisa mendapatkan tiket masuk gratis ke Museum Seni Whitney.
| Usia | Harga tiket |
|---|---|
| Tiket dewasa (usia 19 hingga 99 tahun) | $30 |
| Tiket anak (18 tahun ke bawah) | Masuk Gratis |
Kartu Kota

Jika Anda ingin mengunjungi Museum Whitney dan melihat banyak tempat lain di NYC, City Pass adalah pilihan yang cerdas.
City Pass adalah semacam tiket yang memungkinkan Anda mengunjungi banyak tempat dalam jangka waktu lama. Anda dapat memilih antara Go City Explorer Pass dan New York City Pass .
Go City Explorer Pass NYC memberi Anda akses masuk ke lebih dari 95 tempat unggulan, termasuk Whitney Museum of American Art.
Anda punya waktu 60 hari untuk menggunakannya dan dapat memilih sepuluh tempat untuk dikunjungi! Dengan Go City Explorer Pass , Anda bisa menghemat hingga 40% untuk mengunjungi semua tempat tersebut.
New York Pass adalah pilihan lain. Dengan pass ini, Anda dapat mengunjungi lebih dari 100 tempat dan mengikuti tur menarik, termasuk Kebun Raya.
Anda dapat menggunakannya hingga 9 hari, yang membantu Anda melewati antrean panjang di beberapa tempat. Ini adalah cara fantastis untuk menjelajahi kota dan menemukan semua hal menakjubkan yang ditawarkan New York.
Jam Buka Museum Seni Amerika Whitney
Dari hari Rabu hingga Minggu, Museum Whitney buka dari pukul 10.30 pagi hingga 10 malam.
Setiap hari Senin, museum tutup pukul 6 sore.
Museum Seni Amerika Whitney tutup pada hari Selasa.
Museum ini tutup untuk umum pada Hari Thanksgiving, Hari Natal, dan Hari Tahun Baru.
Museum ini akan buka mulai pukul 10.30 hingga 18.00 pada tanggal 26 Desember (Selasa) dan 1 Januari 2024.
Berikut adalah gambaran umum jam buka Museum Seni Amerika Whitney:
| Hari-hari | Jam Buka | Entri Terakhir |
|---|---|---|
| Rabu sampai Minggu | Pukul 10.30 pagi hingga 10 malam | jam 9 malam |
| Senin | Pukul 10:30 pagi hingga 6 sore | Jam 5 sore |
| Selasa | Tertutup |
Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Museum Seni Amerika Whitney
Untuk waktu kunjungan terbaik, pertimbangkan untuk datang tepat saat museum dibuka pukul 10.30 pagi.
Pagi hari lebih tenang, memberikan suasana yang lebih damai untuk menikmati karya seni.
Jika Anda tidak bisa datang pagi-pagi sekali, kunjungi setelah pukul 8 malam untuk pengalaman yang unik.
Hari terbaik untuk berkunjung seringkali adalah hari Rabu atau Kamis, karena hari-hari ini lebih sepi dibandingkan akhir pekan.
Hal ini memungkinkan Anda untuk menikmati seni tanpa keramaian dan kesibukan.
Bulan-bulan musim gugur dan musim dingin adalah waktu terbaik untuk berkunjung.
Pameran museum biasanya tidak terlalu ramai selama musim-musim ini dan suasana nyaman di dalamnya sangat cocok dengan karya seni yang dipamerkan.
Ingatlah bahwa museum terkadang mengadakan pameran dan acara khusus, jadi sebaiknya periksa jadwal mereka terlebih dahulu.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan di Museum Seni Amerika Whitney?
Mengunjungi Museum Seni Amerika Whitney bisa menjadi pengalaman yang luar biasa. Waktu yang dibutuhkan bisa bervariasi.
Rata-rata, menjelajahi Museum Seni Whitney mungkin memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam.
Namun, Anda bisa tinggal lebih lama untuk menjelajahi setiap pameran secara detail.
Jika waktu Anda terbatas, Anda tetap bisa melihat beberapa karya seni Amerika yang luar biasa hanya dalam satu jam.
Museum ini tertata dengan baik, sehingga mudah untuk dijelajahi.
Jangan lupa untuk memeriksa situs web museum untuk pameran atau acara khusus yang mungkin memengaruhi durasi kunjungan Anda. Sebaiknya rencanakan kunjungan Anda terlebih dahulu.
Nikmati karya seni dengan kecepatan Anda sendiri, dan Anda akan bersenang-senang di Museum Whitney.
Cara Menuju Museum Seni Amerika Whitney

Museum Seni Amerika Whitney terletak di Gansevoort St, New York, NY 10014, Amerika Serikat.
Museum ini mudah diakses dengan transportasi umum dan mobil.
Alamat: 99 Gansevoort St, New York, NYC. Dapatkan Petunjuk Arah .
Oleh Subway
Stasiun kereta bawah tanah terdekat untuk mencapai Museum Whitney di Manhattan adalah Stasiun 14th Street.
Naiklah kereta A, C, atau E ke Stasiun 15th dan 16th Street di 8th Avenue.
Dari sana, naik kereta L untuk sampai ke 14th Street di 8th Avenue.
Museum ini berjarak lima blok dari halte ini.
Dengan Bus
Halte bus terdekat ke Museum Seni Amerika Whitney di Manhattan adalah Stasiun West 14th Street di 9th Avenue.
Anda bisa menggunakan jalur bus M11, M12, dan M14D-SBS untuk mencapai halte ini.
Museum itu berjarak empat menit berjalan kaki dari sana.
Anda juga bisa naik bus M14A ke Halte Hudson Street/W 13 Street atau bus M20 ke Stasiun 8 Avenue/W 4 Street.
Museum itu berjarak lima menit berjalan kaki dari sana.
Dengan Taksi atau Mobil
Anda bisa langsung memanggil taksi di jalan atau memesannya melalui aplikasi seperti Uber! Museum Whitney cukup terkenal, jadi Anda tidak perlu khawatir untuk sampai ke sana!
Museum Whitney mudah diakses dengan mobil dari West Side Highway, FDR Drive, dan Terowongan Holland.
Garasi parkir Museum Whitney terletak di West 13th Street, hanya beberapa langkah dari museum.
Apa yang bisa dilihat di Museum Seni Amerika Whitney?

Pengunjung Museum Seni Amerika Whitney dapat melihat berbagai karya seni, termasuk lukisan, gambar, cetakan, patung, dan banyak lagi.
Lukisan
Museum ini memiliki koleksi lukisan yang sangat luas.
Pengunjung dapat melihat karya-karya dari beberapa pelukis Amerika yang paling berpengaruh, seperti,
- Edward Hopper
- Georgia O'Keeffe
- Jackson Pollock
- Willem de Kooning
Gambar
Museum Seni Amerika Whitney juga memiliki koleksi gambar yang luas dari beberapa seniman Amerika yang paling terkenal.
Beberapa seniman yang karyanya dapat dilihat antara lain,
- Thomas Hart Benton
- Joseph Stella
- Marsden Hartley
Museum ini juga menampilkan karya-karya seniman yang kurang dikenal seperti Stuart Davis dan Joseph Cornell.
Cetakan
Galeri ini juga memiliki koleksi cetakan yang mengesankan dari beberapa pembuat cetakan Amerika yang paling terkenal.
Pengunjung dapat menyaksikan karya-karya dari seniman seperti,
- Jasper Johns
- Robert Rauschenberg
- Andy Warhol
Anda juga akan menemukan karya-karya dari para pembuat cetakan yang kurang dikenal seperti John Marin dan Charles Sheeler.
Patung-patung
Museum ini juga menyimpan koleksi patung yang mengesankan.
Pengunjung dapat menyaksikan karya-karya dari beberapa pematung Amerika yang paling berpengaruh, seperti,
- Alexander Calder
- Louise Nevelson
- Isamu Noguchi
Museum ini juga menampilkan karya-karya dari pematung yang kurang dikenal seperti Gaston Lachaise dan Leonard Baskin.
Karya-karya agung di Whitney Museum of American Art yang tidak boleh Anda lewatkan.

Meskipun mencoba melihat semua karya seni hampir mustahil, ada beberapa karya dan seniman ikonik yang sama sekali tidak boleh Anda lewatkan.
Saat Anda mengunjungi galeri-galeri yang lapang dan dipenuhi cahaya, jangan pergi tanpa menyaksikan langsung karya-karya agung yang penting ini.
Pagi Hari Minggu Edward Hopper
Dalam lukisan tahun 1930 ini, Hopper menggambarkan deretan toko yang sunyi mencekam di jalanan New York yang sepi.
Lukisan Early Sunday Morning menampilkan gaya khas Hopper dengan garis-garis yang tajam, palet warna yang sejuk, dan penyajian sederhana dari pemandangan kota biasa.
Sebagai salah satu pencapaian terbesar realisme dalam lukisan Amerika abad ke-20, Early Sunday Morning menandai kebangkitan Hopper di dunia seni.
Karya ini masih dianggap sebagai contoh luar biasa dari lukisan Pemandangan Amerika dan salah satu permata mahkota Whitney.
Kaleng Sup Campbell karya Andy Warhol
Karya ikonik Warhol yang terdiri dari 32 kanvas yang menampilkan kaleng sup Campbell membantu mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin seni pop avant-garde pada tahun 1960-an.
Dengan mengangkat tema sehari-hari dari budaya komersial ini, Warhol mendobrak batasan artistik tradisional antara media massa dan seni rupa.
Dia menetapkan arah bagi para kreator kontemporer yang masih relevan hingga saat ini.
Kunjungan ke Whitney tidak akan lengkap tanpa mencicipi sajian mi tomat dan ayam yang unik dan menawan ini.
Jimson Weed dari Georgia O'Keeffe
Georgia O'Keeffe dikenal karena lukisan bunganya yang berwarna cerah, lanskap gurun yang memukau, dan motif-motif khas wilayah Barat Daya Amerika.
Jimson Weed dari tahun 1932 adalah contoh fantastis dari lukisan bunga berskala besar karyanya, dengan bunga berbentuk terompet berwarna putih yang muncul secara raksasa di atas latar belakang merah tua.
Meskipun bentuknya abstrak, subjeknya tetap dapat dikenali, dan bunga karya O'Keeffe ini mewujudkan keunikan dirinya sebagai seorang seniman.
Seni ini mensintesis representasi, abstraksi, modernisme, dan realisme dengan cara yang sangat kuat.
Kabut Lavender Jackson Pollock

Sebagai contoh utama dari "lukisan tetes" Pollock yang terkenal, Lavender Mist benar-benar merevolusi ekspresionisme abstrak saat pertama kali dipamerkan pada tahun 1950-an.
Dengan kekacauan menyeluruh berupa cipratan minyak, gumpalan tebal, dan goresan zig-zag pada kanvas besar, Lavender Mist menghancurkan konvensi lukisan sebelumnya.
Cara Pollock yang penuh semangat meneteskan, memercikkan, dan memberi energi pada kanvas yang luas ini menandai pergeseran signifikan menuju gaya baru yang radikal di abad ke-20 yang terinspirasi oleh surealisme.
Berdiri di depan Lavender Mist, seseorang merasa tenggelam dalam amarah kreatif Pollock.
Tiga Bendera Jasper Johns
Sebagai karya sentral dalam kemunculan pop art tahun 1960-an, Three Flags karya Jasper Johns merangkum beberapa strategi utama gerakan tersebut.
Dengan menggambarkan bendera Amerika sebagai subjek yang langsung dikenali dalam gaya literal dan datar, Johns mempertanyakan dan memainkan tema-tema budaya pop di atas kanvas datar.
Sebagai salah satu karya Whitney Houston yang paling penting dalam membahas pergeseran identitas Amerika di abad ke-20, kekuatan dan keterusterangan lagu Three Flags masih terasa sangat relevan hingga kini.
Kelinci karya Jeff Koons
Patung kelinci tiup karya Jeff Koons tahun 1986 yang terbuat dari baja tahan karat, berjudul Rabbit, langsung menjadi ikon abad ke-20 setelah selesai dibuat.
Dengan proporsi yang luar biasa besar, permukaan yang dipoles, dan material yang berat, Koons mengangkat mainan anak-anak murah menjadi karya seni tinggi.
Film Rabbit mendorong perenungan dan pertanyaan tentang suasana masyarakat di tahun 1980-an.
Pada saat yang sama, hal ini menunjukkan ketertarikan Koons dalam mengubah barang-barang biasa yang sudah jadi menjadi karya seni yang menggugah pikiran.
Apa saja yang bisa dilakukan di Whitney Museum of American Art?

Pengunjung dapat menemukan beragam karya seni dari berbagai dekade, termasuk karya seniman modern dan kontemporer.
Anda juga dapat menjelajahi karya seni, pameran, acara, dan lainnya di Museum ini.
Pameran
Museum Seni Amerika Whitney adalah rumah bagi berbagai pameran yang menampilkan karya-karya dari berbagai periode dan genre seni Amerika.
Museum ini memiliki koleksi tetap yang terdiri dari lebih dari 21.000 karya, dan terus menambahkan pameran baru.
Pameran mendatang meliputi:
- Rose B. Simpson: Budaya Tandingan. 4 Oktober 2023–21 Januari 2024.
- Henry Taylor: B Side. 4 Oktober 2023–28 Januari 2024.
- Fragmen dari Iman yang Terlupakan: Seni Harry Smith. 4 Oktober 2023–28 Januari 2024.
- Koleksi Whitney: Pilihan dari tahun 1900 hingga 1965.
Acara
Lembaga ini menyelenggarakan berbagai acara sepanjang tahun, termasuk kuliah, diskusi panel, lokakarya, dan banyak lagi.
Museum ini juga menyelenggarakan berbagai acara khusus, seperti Pesta Seni tahunannya, yang merayakan koleksinya dan pengaruhnya terhadap seni Amerika.
Program Pendidikan

Lembaga ini menawarkan beragam program pendidikan untuk semua usia, termasuk ceramah dan tur, lokakarya dan kelas, serta program komunitas.
Museum ini juga memiliki berbagai sumber daya daring, seperti video dan podcast, untuk membantu pengunjung mempelajari lebih lanjut tentang seni Amerika.
Karya Seni
Museum ini memiliki koleksi permanen lebih dari 21.000 karya. Koleksi tersebut mencakup karya-karya dari beberapa seniman paling berpengaruh di abad ke-20, seperti,
- Jackson Pollock
- Edward Hopper
- Georgia O'Keeffe
- Andy Warhol.
Museum ini juga menampilkan karya-karya dari seniman pendatang baru dan seniman yang kurang terwakili.
Toko
Di sana terdapat toko yang menjual berbagai barang, termasuk buku, cetakan, perhiasan, dan banyak lagi.
Toko ini juga menjual cetakan edisi terbatas dan barang-barang lain yang hanya tersedia di Whitney.
Makan
Hotel ini memiliki restoran di dalam kompleksnya, bernama Untitled, yang menyajikan masakan Amerika. Restoran ini juga memiliki bar yang menawarkan berbagai macam koktail, anggur, dan bir.
Taman
Tempat ini memiliki dua taman luar ruangan, yaitu Taman Patung Julie dan Edward J. Malloy serta Taman Yayasan Robert Mapplethorpe.
Taman-taman tersebut menampilkan beragam patung dan tanaman dan terbuka untuk pengunjung selama jam operasional Museum.
Peta Museum Seni Amerika Whitney
Museum Seni Amerika Whitney memiliki delapan lantai dengan berbagai galeri dan teater.
Pastikan Anda membawa peta museum saat berkunjung.
Ini membantu Anda menemukan karya seni dengan cepat tanpa tersesat di museum yang besar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang Museum Seni Amerika Whitney
1. Berapa harga tiket masuk Museum Whitney?
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjelajahi Museum Whitney?
3. Apa saja yang bisa Anda lihat di Museum Whitney?
4. Bolehkah saya membawa ransel ke Museum Whitney?
Selain itu, semua tas harus berukuran lebih kecil dari 11 x 15 inci, dan ransel tidak boleh ditinggalkan tanpa pengawasan di galeri.
5. Apa yang tidak boleh saya lewatkan di Museum Whitney?
• Marsden Hartley, Lukisan, Nomor 5, 1914–15
• George Bellows, Dempsey dan Firpo, 1924
• Alexander Calder, Sirkus Calder, 1926–31
• Joseph Stella, Jembatan Brooklyn: Variasi pada Tema Lama, 1939
• George Tooker, Kereta Bawah Tanah, 1950
• Edward Hopper, Seorang Wanita di Bawah Matahari, 1961
• Robert Bechtle, Pontiac '61, 1968–69
• Alice Neel, Andy Warhol, 1970
• Charles Ray, Botol Teka-Teki, 1995
6. Apa saja yang termasuk dalam tiket masuk Museum Whitney?
Hal ini juga dapat mencakup akses ke diskusi dengan seniman, film, atau acara lain di museum.
7. Di mana tempat parkir di Museum Whitney?
8. Apakah Museum Whitney gratis?
Galeri Lobi di lantai pertama selalu terbuka tanpa tiket.
9. Apakah Museum Whitney sepadan dengan harganya?
Koleksinya yang terdiri lebih dari 21.000 karya seni Amerika dari abad ke-20 dan ke-21 adalah salah satu yang terlengkap di dunia.
Museum ini menawarkan berbagai pameran, program pendidikan, dan acara sepanjang tahun.
Ini memberikan kesempatan unik bagi pengunjung untuk menjelajahi dan berinteraksi dengan seni dan budaya Amerika.
Gambar Unggulan: Facebook.com(whitneymuseum)