
Tips untuk mengunjungi Roma
Gargi Mallik
·3 min read
Mendapatkan informasi dari orang dalam saat berwisata di destinasi asing tentu tidak ada salahnya!
Mengetahui beberapa tips dan trik penting dapat mempermudah segalanya bagi Anda, terutama jika Anda adalah pelancong pemula.
Kami telah mencantumkan beberapa tips yang akan berguna saat mengunjungi Roma.
Hormatilah keajaiban budaya dan monumen Roma!
Menurut Guardian , pihak berwenang Romawi menegur seorang turis Inggris karena merusak dinding Koloseum.
Pelanggar dapat dikenakan denda hingga €15.000 dan bahkan hukuman penjara lima tahun.
Pesan kopi di bar.

Jika Anda memesan kopi dan ingin diantarkan ke meja Anda, akan dikenakan biaya layanan, yang akan menggandakan tagihan Anda.
Oleh karena itu, kami menyarankan Anda untuk memesan dan mengambil kopi langsung di bar.
Saat memasuki kafe, temukan kasir dan lakukan pemesanan Anda.
Kemudian, bawa struk tersebut ke bar dan ambil minuman pilihan Anda.
Espresso biasanya hanya membutuhkan beberapa menit untuk dinikmati dan dapat dikonsumsi dengan mudah sambil berdiri.
Makan malam dimulai terlambat.
Di Italia, minum dan makan merupakan ritual penting, dan waktu makan dimulai lebih larut (dan berlangsung lebih lama) dibandingkan di negara lain.
Orang Italia biasanya berkumpul dengan teman atau rekan kerja untuk menikmati aperitivo, yang terdiri dari minuman dan beberapa makanan ringan, sekitar pukul 7 malam.
Kemudian mereka pergi makan malam sekitar pukul 8 atau 9 malam.
Biasanya orang tiba di restoran sekitar jam 10 malam atau larut malam di akhir pekan.
Jangan lupa untuk mengingat kebiasaan-kebiasaan ini saat mengunjungi beberapa restoran terbaik di Roma!
Kesederhanaan dalam masakan Italia

Masakan Italia terkenal dengan bahan-bahannya yang sederhana, sehat, dan lezat.
Namun, Anda tetap merasa bahwa ada sesuatu yang perlu ditambahkan.
Tidak ada saus yang rumit, bumbu mewah, atau banyak barang impor di atas meja.
Nikmati hidangan Anda sebagaimana mestinya, tanpa meminta modifikasi atau tambahan bahan, karena di Italia, kesederhanaan adalah yang utama.
Bagian “Contorni” pada menu
Italia adalah surga bagi pecinta karbohidrat, karena pizza, spageti, dan kue-kue dapat ditemukan di mana-mana.
Namun, sesekali Anda perlu istirahat dari makanan bertepung.
Dapatkan sajian sayuran tumis dan artichoke Romawi rebus di bagian "contorni" (atau hidangan sampingan) pada menu, yang biasanya terletak di bagian belakang.
Orang Italia ahli dalam mengolah sayuran.
Anda bisa memesan beberapa lauk sekaligus dan menjadikannya hidangan lengkap.
Jangan mengandalkan WiFi publik.
Layanan internet di Roma tidak stabil, dan bahkan tempat-tempat yang mengiklankan menawarkan WiFi gratis pun tidak selalu dapat menjamin ketersediaannya.
Pertimbangkan untuk mendaftar paket internet internasional atau membawa WiFi portabel untuk berkeliling kota atau untuk bekerja.
Kenakan sepatu Anda yang paling nyaman.

Jalanan berbatu di Roma adalah salah satu fitur kota yang paling menawan, tetapi batu-batu yang tidak rata dapat membuat kaki Anda sakit.
Bawalah beberapa pasang sepatu jalan yang nyaman untuk mencegah rasa tidak nyaman atau cedera.
Jika Anda berencana mengenakan sepatu hak tinggi, hindari sepatu hak runcing karena bisa tersangkut di alur batu jalanan, dan Anda mungkin berakhir dengan pergelangan kaki terkilir.
Roma memiliki banyak tempat wisata populer, dan ada banyak hal yang bisa dilakukan , jadi mengenakan sepatu yang paling nyaman adalah pilihan yang tepat.
Aturan berpakaian di gereja
Entah Anda seorang yang taat beragama atau tidak, Anda tidak boleh melewatkan kunjungan ke karya seni terindah di kota ini—gereja-gereja Romawi.
Namun, ingatlah untuk berpakaian sopan saat memasuki tempat-tempat suci ini.
Pria harus mengenakan celana panjang selutut atau celana pendek, dan wanita harus menutupi bahu mereka dan menjaga rok mereka tetap di atau di bawah lutut.
Musim panas adalah waktu yang tepat untuk mengenakan celana linen, dan syal menjadi penutup yang ideal di menit-menit terakhir jika Anda mengenakan tank top.
Gambar Unggulan: Jqlouise.com