
Tips Mengunjungi Stonehenge
Gargi Mallik
·7 min read
Stonehenge adalah situs arkeologi paling terkenal di dunia yang dikunjungi oleh jutaan wisatawan.
Selain batu-batu bundar utama di tengah, terdapat berbagai batu penting, pameran, jalur setapak, dan pusat pengunjung yang dapat dikunjungi.
Dengan sejarah berabad-abad yang terkubur dan digambarkan di dalamnya, Stonehenge adalah misteri yang tak akan pernah terlupakan.
Berikut beberapa tips untuk mengunjungi Stonehenge agar mendapatkan pengalaman terbaik dari perjalanan ini.
1. Rencanakan kunjungan Anda ke Stonehenge jauh-jauh hari sebelumnya.
Terdapat berbagai moda transportasi untuk mencapai Stonehenge.
Wisatawan dapat menggunakan kereta api, bus, atau mobil untuk mencapai Stonehenge dari London, Bath, Southampton, dan Salisbury.
Ketahui lebih lanjut tentang cara menuju Stonehenge untuk merencanakan kunjungan Anda.
2. Jelajahi Pusat Pengunjung Stonehenge
Jangan lupakan Pusat Informasi Pengunjung .
Pusat Pengunjung menampung pameran, museum, toko, dan banyak lagi yang meningkatkan pengalaman Anda di Stonehenge.
3. Pesan tiket Anda terlebih dahulu
Terdapat sistem waktu masuk yang telah ditentukan untuk mengunjungi Stonehenge.
Pengunjung perlu membeli tiket terlebih dahulu untuk memesan slot waktu yang mereka inginkan.
Membeli tiket Stonehenge secara online sebelum kunjungan Anda sangat disarankan untuk menghindari antrean panjang dan kekecewaan di menit-menit terakhir.
4. Ikuti tur berpemandu

Stonehenge adalah situs penuh misteri yang telah bertahun-tahun diupayakan pengungkapannya oleh para arkeolog dan sejarawan.
Ikuti tur berpemandu untuk mendapatkan pengalaman terbaik dan memahami tempat yang Anda kunjungi.
Dalam tur berpemandu, seorang pemandu yang berpengetahuan akan menemani para wisatawan untuk membantu mereka memahami sejarah dan menceritakan fakta-fakta menarik tentang monumen tersebut.
5. Rencanakan Perjalanan Sehari dari London
Mengunjungi Stonehenge dari London adalah ide perjalanan sehari yang sempurna.
Ada beberapa pilihan untuk bepergian dari London ke Stonehenge, seperti kereta api, bus, dan mobil.
Selain itu, pengunjung juga dapat menjelajahi berbagai situs bersejarah dalam perjalanan menuju Stonehenge dengan tiket tur kombinasi seperti Kastil Windsor, Bath, dan Lacock.
6. Bawalah air minum dan camilan ringan.
Begitu Anda mulai mengunjungi Stonehenge, tidak ada toko yang tersedia di sekitarnya.
Kami menyarankan Anda membawa air minum dan makanan ringan agar tetap terhidrasi dan berenergi sepanjang tur.
7. Bersiaplah Menghadapi Hujan

Kondisi cuaca dapat sangat memengaruhi perjalanan Anda, jadi Anda harus mempersiapkannya terlebih dahulu.
Saat merencanakan perjalanan ke Stonehenge, disarankan untuk membawa payung dan jas hujan.
Ingatlah bahwa payung besar tidak diperbolehkan di dekat Stonehenge, jadi bawalah payung kecil atau jas hujan jika mulai hujan.
8. Pakaian yang Sesuai
Pakaian yang sesuai dengan tempat sangat penting untuk semua perjalanan; hal yang sama berlaku untuk Stonehenge.
Saat merencanakan perjalanan ke Stonehenge, pilihlah pakaian yang nyaman.
Beberapa pengunjung memilih untuk mendaki ke situs bersejarah Stonehenge; oleh karena itu, mengenakan pakaian olahraga yang nyaman sangat penting.
Pada saat yang sama, pengunjung harus selalu ingat untuk membawa pakaian hangat seperti jaket atau jas hujan.
Disarankan untuk mengenakan pakaian berlapis karena cuaca di Stonehenge bisa sangat dingin dan lembap.
9. Sepatu yang Nyaman
Mengenakan sepatu yang tepat sangat penting untuk memastikan perjalanan yang nyaman ke Stonehenge.
Area parkir di lokasi dan Stonehenge itu sendiri berupa lapangan terbuka, dan karena hujan sering turun, disarankan untuk mengenakan sepatu dengan cengkeraman yang baik untuk menghindari tergelincir.
Pengunjung yang berencana mendaki dari lokasi terdekat sebaiknya mengenakan sepatu olahraga yang nyaman untuk menghindari ketegangan pada kaki.
Pilihlah sepatu Anda dengan hati-hati, dengan mempertimbangkan kondisi lembap dan hujan.
Hindari sandal jepit dan sandal dengan segala cara; sepatu hak tinggi dan sepatu wedges untuk wanita sama sekali tidak diperbolehkan.
10. Berhati-hatilah terhadap Properti
Stonehenge adalah destinasi wisata populer dan telah bertahan selama bertahun-tahun dan berabad-abad sejak dibangun.
Tanggung jawab kita adalah untuk melindungi dan melestarikannya untuk generasi mendatang.
Saat mengunjungi Stonehenge, berhati-hatilah agar tidak menyebabkan kerusakan pada monumen tersebut.
Hindari melompat, bersandar, atau bergelantungan di bebatuan.
Hormati semua peraturan dan ketentuan yang diberlakukan oleh pihak berwenang untuk melindungi lokasi tersebut.
11. Abadikan Kenangan
Stonehenge adalah landmark bersejarah ikonik yang telah bertahan melewati ujian waktu selama berabad-abad.
Mengambil foto dengan latar monumen sangat disarankan, tetapi mohon hindari aktivitas apa pun yang dapat merusak monumen tersebut.
Hindari penggunaan lampu kilat yang berlebihan saat memotret dan patuhi peraturan yang ditetapkan oleh pihak berwenang.
Para vlogger dan fotografer harus ingat bahwa drone dan benda terbang tinggi lainnya dilarang di lokasi ini.
Hindari menggunakan alat fotografi dan videografi semacam itu saat mengunjungi Stonehenge.
12. Dilarang membawa hewan peliharaan
Sesedih apa pun kedengarannya, penting untuk diingat bahwa hewan peliharaan dilarang di situs Stonehenge.
Anjing, kucing, dan hewan peliharaan lainnya dilarang berada di area monumen di dalam Lingkaran Batu.
Aturan ini diberlakukan untuk memastikan keamanan monumen dan mempertimbangkan bahwa kotoran manusia dapat menjadi gangguan bagi pengunjung yang berjalan tanpa alas kaki.
Pengecualian mungkin diberikan untuk pengunjung yang membawa anjing pemandu, tetapi hewan peliharaan dilarang sama sekali.
13. Bepergianlah dengan Ringan
Membawa barang bawaan ringan adalah kunci untuk menjelajahi Stonehenge.
Pengunjung harap ingat bahwa hanya tas kecil, berukuran sekitar 30cm x 25cm x 15cm, yang diperbolehkan masuk ke area Stonehenge.
Pengunjung juga sebaiknya menghindari membawa barang-barang berharga seperti perhiasan dan barang-barang mahal lainnya.
Pihak pengelola Stonehenge tidak bertanggung jawab atas barang yang hilang atau rusak di area monumen Stonehenge dan tempat parkir.
Jadi sebaiknya hindari membawa tas dan koper besar karena Anda tidak akan diizinkan membawanya masuk.
Apa yang tidak perlu dibawa?

Pihak pengelola Stonehenge memastikan upaya terbaik mereka untuk mengamankan dan melestarikan monumen tersebut dari segala kemungkinan ancaman.
Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan keamanan, pihak administrasi meminta pengunjung untuk menghindari membawa barang-barang tertentu.
Barang-barang ini dilarang, dengan mempertimbangkan keselamatan dan keamanan wisatawan, petugas, dan keamanan monumen.
Pihak berwenang akan memeriksa tas secara menyeluruh dan setiap pengunjung yang membawa barang ilegal atau terlarang akan ditolak masuk.
Mereka juga dapat menyita barang-barang tersebut dan menolak untuk mengembalikannya di kemudian hari.
Hindari barang-barang dari kaca.
Pihak pengelola Stonehenge dengan jelas menyatakan bahwa pengunjung tidak diperbolehkan membawa barang-barang berbahan kaca ke sekitar Lingkaran Batu.
Benda-benda dari kaca mencakup semua benda yang terbuat dari kaca, termasuk gelas dan botol anggur.
Jika Anda berencana piknik di Stonehenge, jangan membawa barang-barang dari kaca.
Aturan ini diberlakukan karena banyak pengunjung Stonehenge berjalan tanpa alas kaki dan pecahan kaca dapat membahayakan atau melukai mereka.
Selain manusia, hewan ternak dan satwa liar juga merumput di area Stonehenge.
Membiarkan benda-benda kaca berada di dekat mereka dapat membahayakan dan pecahan kaca dapat melukai kaki mereka, atau lebih buruk lagi, mereka mungkin menelannya, menyebabkan kerusakan internal yang parah.
Api Telanjang
Pihak administrasi sangat prihatin terhadap bahaya kebakaran di sekitar lokasi yang dapat menimbulkan ancaman potensial terhadap nyawa dan harta benda.
Tentu saja, pengunjung dilarang membawa barang-barang yang dapat menimbulkan nyala api atau asap.
Mengingat banyaknya pengunjung selama titik balik matahari, nyala api terbuka menimbulkan ancaman serius.
Jadi, pengunjung tidak boleh menyalakan api dan perlu diingat bahwa menyalakan api di Stonehenge melanggar peraturan setempat.
Ini termasuk pembatasan pada obor yang menyala, lilin, lampu malam, lampion Tiongkok, kembang api, dan barbekyu.
Para tamu juga dilarang merokok di area tersebut, dan penggunaan dupa serta pembakaran dupa juga dilarang.
Pisau dan Benda Tajam
Benda tajam, benda runcing, dan benda tajam lainnya dilarang di area ini, demi menjaga keselamatan monumen dan pengunjung.
Ini termasuk pisau dan garpu bagi mereka yang berencana piknik.
Jika Anda membawa barang-barang tersebut, harap tinggalkan di dalam mobil Anda sebelum memasuki Lingkaran Batu.
Perlengkapan Tidur dan Berkemah
Pihak pengelola Stonehenge tidak mengizinkan penggunaan kantong tidur atau selimut bagi mereka yang berencana tidur atau berkemah di Stonehenge.
Menembak kutu juga dilarang.
Pengunjung boleh membawa alas tidur atau selimut, tetapi sebaiknya hindari membawa kantong tidur demi alasan keamanan.
Berkemah atau mendirikan tenda dan barbekyu dilarang di mana pun di area Stonehenge dekat Batu-batu, Tempat Parkir, atau Pusat Pengunjung.
Kursi
Pengunjung diperbolehkan membawa kursi untuk pengunjung lain yang membutuhkan, tetapi mereka harus memastikan bahwa kursi tersebut dirancang untuk penggunaan di luar ruangan.
Penting juga untuk dicatat bahwa kursi-kursi tersebut harus diletakkan di permukaan yang rata dan tidak ditancapkan ke tanah.
Pengunjung yang membawa kursi harus ingat bahwa kursi tersebut harus diletakkan setidaknya 2 meter dari batu yang masih berdiri dan yang sudah roboh di Stonehenge.
Gambar Unggulan: LoggaWiggler / pixabay (Canva)

