
Sejarah Westminster Abbey
Apurva Sinha
·7 min read
Dari sebuah biara kecil hingga transformasinya menjadi sebuah biara besar, kita akan mengungkap momen-momen penting dan tokoh-tokoh berpengaruh yang telah membentuk takdirnya.
Sepanjang berabad-abad, tempat ini telah menyaksikan penobatan, pernikahan, dan pemakaman yang mencerminkan perubahan arus politik, budaya, dan masyarakat.
Namun, Westminster Abbey lebih dari sekadar tempat penyimpanan sejarah.
Kita akan menelusuri upacara penobatan yang telah berlangsung di dalam tembok suci istana ini, tempat raja dan ratu diurapi dan dinobatkan.
Sejarah Westminster Abbey
Di jantung kota London terletak Westminster Abbey, sebuah mahakarya arsitektur megah yang menjadi bukti berabad-abad sejarah, spiritualitas, dan warisan budaya.
Dari awal mulanya yang sederhana pada zaman Anglo-Saxon hingga perannya sebagai tempat penobatan dan pemakaman raja-raja Inggris, biara ini merangkai benang-benang waktu.
Asal-usul Anglo-Saxon (abad ke-7 hingga ke-11)

Asal usul Westminster Abbey dapat ditelusuri kembali ke abad ke-7.
Pada abad ke-7, diperkirakan bahwa sebuah biara kecil Anglo-Saxon, yang dikenal sebagai West Minster, didirikan di lokasi tersebut.
Di sini, sebuah komunitas biarawan menjalani kehidupan doa dan kontemplasi, memupuk benih spiritualitas yang kelak akan berkembang menjadi sebuah keajaiban arsitektur.
Penaklukan dan Pembangunan Norman (Abad ke-11-12)
Penaklukan Norman atas Inggris pada tahun 1066 membawa perubahan mendalam.
Perubahan-perubahan ini termasuk transformasi West Minster menjadi biara bergaya Norman yang megah seperti yang kita kenal sekarang.
Di bawah naungan Raja Edward sang Pengaku Iman, pembangunan biara dimulai.
Biara ini selesai dibangun sekitar tahun 1090, menampilkan tata letak berbentuk salib dengan menara pusat, transept, dan nave.
Skala dan kemewahan biara yang luar biasa merupakan bukti kehebatan arsitektur Norman.
Biara tersebut melambangkan kekuasaan dan otoritas baru yang dimiliki oleh raja-raja Normandia.
Kemegahan Gotik (Abad ke-13 hingga ke-16)
Selama periode Gotik, Westminster Abbey mengalami transformasi signifikan yang memperkuat statusnya sebagai mahakarya arsitektur.
Di bawah naungan Raja Henry III, seorang pendukung setia arsitektur Gotik, biara tersebut mengalami metamorfosis yang luar biasa.
Pembangunan bagian timur biara dimulai, termasuk Kapel Bunda Maria, yang terkenal karena keindahan yang memesona dan ukiran batu yang rumit.
Paduan suara, presbiterium, dan transept timur dibangun kembali dengan gaya Gotik Inggris Awal yang elegan.
Ini termasuk lengkungan runcing yang menjulang tinggi dan jendela kaca patri yang luas yang memandikan interior dengan cahaya surgawi.
Kapel Henry VII dan Warisan Tudor (abad ke-15 hingga ke-16)
Sebagai permata dalam mahkota arsitektur Westminster Abbey, Kapel Henry VII berdiri sebagai bukti kemewahan dan pencapaian artistik era Tudor.
Kapel megah ini, yang dipesan oleh Raja Henry VII, selesai dibangun pada tahun 1519.
Gaya Gotik Perpendicular yang indah ini dihiasi dengan kubah kipas yang rumit, ukiran batu yang halus, dan jendela kaca patri yang menakjubkan.
Kapel ini berfungsi sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi Henry VII dan istrinya, Elizabeth dari York, yang melambangkan peran penting mereka dalam dinasti Tudor.
Restorasi dan Transformasi Modern (Abad ke-19 hingga ke-21)

Pada abad ke-19, Westminster Abbey menjalani restorasi besar-besaran untuk melestarikan integritas sejarah dan arsitekturnya.
Restorasi yang dipimpin oleh arsitek Sir George Gilbert Scott ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kemegahan abad pertengahan biara dan mengatasi masalah struktural.
Proyek besar ini menghidupkan kembali biara tersebut, memastikan keberlangsungannya sebagai harta nasional yang sangat dihargai.
Sepanjang abad ke-20 dan ke-21, Westminster Abbey tetap menjadi simbol yang hidup dari warisan dan spiritualitas Inggris.
Hubungan Kerajaan
Westminster Abbey telah lama terkait erat dengan kekayaan sejarah monarki Inggris, berfungsi sebagai titik fokus untuk upacara kerajaan seperti pemakaman dan penobatan.
Dengan kemegahan dan signifikansi historisnya, biara ini merupakan bukti hubungan antara Kerajaan Inggris dan tempat ibadah ikonik ini.
Bergabunglah bersama kami saat kita menelusuri hubungan kerajaan yang telah membentuk sejarah Westminster Abbey.
Penobatan
Sejak Penaklukan Norman, Westminster Abbey telah menjadi tempat tradisional untuk penobatan raja dan ratu Inggris dan Britania Raya.
Setiap upacara penobatan yang diadakan di dalam tembok suci biara tersebut menandakan peralihan kekuasaan kerajaan yang khidmat.
Dari penobatan William Sang Penakluk pada tahun 1066 hingga penobatan Ratu Elizabeth II pada tahun 1953, Westminster Abbey telah menyaksikan berbagai generasi.
Penobatan terakhir adalah Raja Charles III dan Ratu Camilla pada hari Sabtu, 6 Mei 2023.
Pemakaman

Westminster Abbey telah menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi raja dan anggota keluarga kerajaan selama berabad-abad.
Aula dan kapel suci biara tersebut menjadi saksi keagungan pemakaman kerajaan, dan menjadi tempat ziarah serta peringatan.
Makam dan pemakaman kerajaan terkenal di Westminster Abbey meliputi makam-makam:
- Edward sang Pengaku Iman, satu-satunya raja Inggris yang dikanonisasi sebagai santo.
- Henry III
- Edward I
- Henry VII.
Pernikahan Kerajaan
Westminster Abbey telah menjadi saksi banyak pernikahan kerajaan, yang memikat imajinasi bangsa dan dunia.
Perayaan persatuan ini menyatukan cinta dan tradisi, menampilkan ikatan antara monarki Inggris dan biara tersebut.
Pernikahan kerajaan terkenal yang diadakan di Westminster Abbey antara lain:
- Ratu Elizabeth II kepada Pangeran Philip pada tahun 1947.
- Putri Margaret menikah dengan Antony Armstrong-Jones pada tahun 1960.
- Pangeran William kepada Catherine Middleton pada tahun 2011.
Pernikahan-pernikahan ini, yang sarat akan sejarah dan kemegahan, telah menjadi momen tak terlupakan bagi biara dan keluarga kerajaan.
Pemakaman Kenegaraan dan Masa Berkabung Nasional
Di masa berkabung nasional, Westminster Abbey telah memainkan peran penting dalam menghormati dan memperingati wafatnya raja dan tokoh-tokoh terkemuka.
Pemakaman kenegaraan telah diadakan di dalam biara, ditandai dengan prosesi khidmat dan upacara yang rumit.
Pemakaman kenegaraan yang terkenal antara lain pemakaman Sir Winston Churchill pada tahun 1965 dan Diana, Putri Wales, pada tahun 1997, yang menarik perhatian dan kesedihan seluruh bangsa.
Biara Saat Ini

Berdiri megah di jantung kota London, Westminster Abbey terus menjadi institusi yang dinamis dan dihormati, dihargai karena signifikansi historis, religius, dan budayanya.
Saat ini, biara tersebut memiliki banyak peran, menarik pengunjung dari seluruh dunia dan memainkan peran aktif dalam kehidupan bangsa.
Tempat Ibadah
Westminster Abbey tetap menjadi tempat ibadah yang aktif, menyelenggarakan kebaktian keagamaan secara teratur, termasuk doa harian, kebaktian sore dengan paduan suara, dan kebaktian Minggu.
Tempat ini menyediakan tempat yang tenang untuk refleksi spiritual dan tempat untuk acara-acara keagamaan khusus.
Upacara Kerajaan
Meneruskan tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad, Westminster Abbey tetap menjadi tempat penobatan para raja dan ratu Inggris.
Biara tersebut menjadi hidup dengan kemegahan dan upacara ketika seorang raja baru naik tahta.
Pemakaman dan Monumen Peringatan
Westminster Abbey tetap menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi tokoh-tokoh terkemuka, termasuk anggota keluarga kerajaan, negarawan terkenal, penyair, dan ilmuwan.
Pojok Para Penyair, yang terletak di dalam biara, adalah ruang yang dihormati di mana tokoh-tokoh sastra terkenal seperti William Shakespeare, Geoffrey Chaucer, dan lain-lain, pernah berkunjung.
Landmark Budaya
Westminster Abbey menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya, yang mengagumi arsitekturnya yang menakjubkan, artefak bersejarah, dan sejarahnya yang mendalam.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Kapan Westminster Abbey dibangun, dan oleh siapa?
Westminster Abbey berasal dari abad ke-7 dan awalnya merupakan biara Benediktin kecil di Pulau Thorney. Dan fase pembangunan dan perluasan yang paling signifikan terjadi selama periode Norman di bawah naungan Raja Edward sang Pengaku Iman.
2. Mengapa Westminster Abbey tidak dihancurkan?
Westminster Abbey berhasil terhindar dari kehancuran sepanjang sejarahnya yang panjang karena beberapa faktor kunci: Westminster Abbey telah terkait erat dengan monarki Inggris sejak awal berdirinya. Westminster Abbey memiliki arti penting keagamaan yang sangat besar sepanjang zaman sebagai tempat ibadah dan simbol Kekristenan. Westminster Abbey adalah mahakarya arsitektur yang mewakili berbagai gaya dan periode arsitektur Inggris dan Eropa, termasuk pengaruh Norman dan Gotik. Westminster Abbey memiliki tempat khusus di hati rakyat Inggris dan secara luas dianggap sebagai simbol identitas nasional.
3. Mengapa Westminster Abbey disebut Abbey?
Westminster Abbey disebut demikian karena asal-usul historisnya sebagai biara Benediktin. Istilah ini merujuk pada kompleks atau lembaga tempat para biarawan atau biarawati tinggal sesuai dengan ordo keagamaan. Biasanya, biara ini dipimpin oleh seorang abbot atau abbess.
4. Apakah Westminster Abbey awalnya dibangun sebagai gereja Katolik?
Ya, Westminster Abbey awalnya dibangun sebagai gereja Katolik.
5. Apakah Westminster Abbey beragama Katolik atau Episkopal?
Westminster Abbey adalah gereja Episkopal (Anglikan). Gereja Anglikan ini, yang juga dikenal sebagai Gereja Inggris atau Gereja Episkokal di beberapa negara, adalah gereja nasional Inggris.
6. Siapakah orang paling terkenal yang dimakamkan di Westminster Abbey?
Beberapa tokoh terkenal yang dimakamkan di Westminster Abbey adalah: Charles Darwin, Charles Dickens, Rudyard Kipling, Stephen Hawking, dan David Livingstone.
Jika Anda berencana mengunjungi Westminster Abbey, bacalah juga tentang:
- Jam buka Westminster Abbey
- Cara menuju Westminster Abbey
- Parkir di Westminster Abbey
- Kode berpakaian
- Ibadah di Westminster Abbey
- Restoran di dekat Westminster Abbey
- Tentang Westminster Abbey
- Upacara penobatan di Westminster Abbey
- 10 Tips Mengunjungi Westminster Abbey
- Westminster Abbey vs Katedral St. Paul
Gambar Unggulan: Twitter.com

